Wagubsu Terganggu dengan Stigma Sumut Ladang Korupsi

MEDAN | Wakil Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi mengingatkan, stigma Sumatera Utara sebagai barometer korupsi di tanah air mencoreng nama baik daerah itu.

Karena itu, dia mengajak pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, Kabupaten dan Kota menekan terjadinya tindak pidana korupsi.

Baca juga:  Rebutan Lahan, 3 Penjaga Ladang Tewas Tertembak, 1 Kritis

“Stigma miring yang selama ini menyatakan Sumut adalah ladang korupsi harus segera kita ubah. Sumut harus menjadi provinsi yang berdaya saing dan sejahtera,” tegas Erry dalam acara Halal Bil Halal di rumah dinas Kajatisu, Jalan Listrik Medan, Selasa (5/8/2014).

Baca juga:  Setya Novanto Angkat Bicara Soal Sprindik Dirinya

Khusus kepada jajaran Kejati Sumut, Erry mengimbau agar menjalin harmonisasi lebih erat lagi TNI dan Polri dalam menegakkan supremasi hukum, baik dalam penanganan kasus pidana, perdata, dan paling utama adalah kasus korupsi.

“Penegakan hukum tidak bisa dilakukan oleh satu instansi saja. Harus ada koordinasi dan kerjasama yang baik antara instansi, terutama Polri dan Kejaksaan. Komitmen yang kuat, visi dan misi yang sama dalam menegakkan keadilan adalah kunci keberhasilan,” pungkas Erry. [reza|ray]

Komentar Facebook