Mendibud: Kalau Buku Kurikulum 2013 Dijual, Jangan Dibeli!

JAKARTA| Pihak Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan menemukan ada buku Kurikulum 2013 dijual di toko buku, padahal seharusnya buku itu gratis.

“Kami temukan di Belitung, buku-buku pelajaran dijual di toko buku,” ujar Mendikbud dalam konferensi pers di Jakarta, belum lama ini.

Baca juga:  Daun Nipah Aceh Jadi Komoditi Ekspor

Terkait kasus ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) terus melakukan pemantauan terhadap penyedia.

“Jadi kalau ada yang menjual, jangan mau beli karena buku itu seharusnya gratis,” jelas dia.

Kemdikbud akan melakukan penindakan jika menemukan penyedia atau percetakan yang bermain dalam pendistribusian buku. “Kami akan menindak dan memberi sanksi tegas,” tukas dia.

Baca juga:  PON 2024, Sihar Harap Atlet Sumut Raih Prestasi di Rumah Sendiri

Mendikbud menjelaskan hingga saat ini penyaluran buku terkendala libur panjang. Sebagian besar sekolah belum menerima buku kurikulum itu. Kemdikbud mencetak sebanyak 245 juta eksemplar buku yang didistribusikan ke seluruh sekolah di Tanah Air.

Baca juga:  Edarkan Ekstasi, Kafe Trend Disegel Polres Padangsidimpuan

Kemdikbud tidak memperkenankan sekolah memungut sepeserpun biaya untuk buku tersebut. Kemdikbud menargetkan buku-buku tersebut sampai di sekolah paling lambat 15 Agustus. [ray|rol]

Komentar Facebook