Pemerintah Tak Tegas Soal Gaza, Menteri Muslim Inggris Mundur

INGGRIS | Kebijakan Pemerintahan Inggris yang tak bisa dipertahankan secara moral tentang Gaza, seorang menteri Inggris yang merupakan Muslim pertama yang duduk di kabinet membuat keputusan mengejutkan.

Sayeeda Warsi, Menteri di Kantor Kementerian Luar Negeri mengundurkan diri pada Selasa (5/8/2014). Keputusan diambil karena perbedaan pandangan mengenai kebijakan soal Gaza.

Keputusan itu menambah tekanan baru atas Perdana Menteri David Cameron mengambil sikap lebih tegas terhadap Israel atas tindakannya di Gaza. Demikian dikutip dari republikaonline hari ini.

Baca juga:  Mucikari Prostitusi Artis Gunakan BB ID Obie A Nasution

Diketahui, Pemerintah David Cameron dan koalisinya telah menghadapi kecaman dalam beberapa hari belakangan, yang dipimpin oleh oposisi utama Partai Buruh, karena tidak mengeluarkan pernyataan cukup keras atas konfilk yang telah membunuh 1.867 warga Palestina dan 67 orang di pihak Israel.

Baca juga:  Gubsu Lepas Pawai Takbiran di Medan

“Pendekatan kita… di Gaza secara moral tak dapat dipertahankan, bukan kepentingan nasional Inggris dan akan mempunyai dampak merusak yang berjangka panjang atas reputasi kita secara internasional dan domestik,” kata Warsi dalam sepucuk surat pengunduran dirinya yang ditulis untuk Cameron.

Orang tua Warsi adalah imigran Pakistan dan ia merupakan seorang pengacara sebelum diangkat menjadi anggota parlemen majelis tinggi pada 2007.

Baca juga:  Sumut Belum Termasuk Wilayah Local Transmition

Dia ditunjuk menjadi anggota kabinet Cameron ketika pemerintahan koalisi Cameron berkuasa pada 2010 tetapi tak menduduki posisi di kabinet penuh, lingkar dalam yang kuat dari menteri-menteri pemerintah, pada 2012. [ray|rol]

Komentar Facebook