Dewan Agendakan Bahas Mahasiswi Fakultas Kedokteran USU Kena DO

Rantauprapat| Kalangan Legislatif di Labuhanbatu akan membawa persoalan wacana mahasiswi Labuhanbatu yang dikabarkan akan terkena finalti di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU) karena rendahnya indek prestasi kumulatif (IPK) menjadi pembahasan serius di lembaga itu.

Soalnya, efek mahasiswi yang ditengarai anak pejabat daerah di sana, yang masuk dari jalur undangan itu mengakibatkan beredarnya isu Labuhanbatu bakal terkena blacklist dari pihak penyelenggara seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN).

Baca juga:  KPAI Minta KPU Masukkan Isu Perlindungan Anak dalam Debat

“Kita akan membawa informasi itu untuk dibahasnya di Komisi B DPRD Labuhanbatu,” tegas Ali Akbar Hasibuan, salah seorang anggota DPRD setempat, Minggu (10/8/2014).

Karena, menurut dia, jika kabar itu benar, pastinya Labuhanbatu tidak akan bisa mengirimkan putra-putrinya menimba ilmu di fakultas kebanggaan Sumut tersebut.

“Tidak peduli dia anak pejabat yang mana. Kalau benar informasi itu, menyebabkan kerugian bagi anak Labuhanbatu yang lainnya. Ini jadi persoalan serius,” tegasnya.

Baca juga:  Bandar Dadu dan Seorang Pemasang Dibekuk

Maka, jelasnya, tidak tertutup kemungkinan lembaga wakil rakyat tersebut bakal memanggil pihak Dinas Pendidikan dan Dewan Pendidikan di Labuhanbatu untuk dimintai keterangannya. “Kemungkinan bakal kita undang keduanya,” papar Ali.

Karena, kata Ali, untuk sektor pendidikan khususnya pengalokasian dana APBD untuk beasiswa anak Labuhanbatu relatif besar. Sehingga, laik dimintai hasil evaluasi dari sektor itu.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah warga Labuhanbatu kecewa dengan anjloknya Indeks Prestasi (IP) salahseorang mahasiswi asal Labuhanbatu yang kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU).

Baca juga:  Guna Menjaga Kamtibmas, Polda Sumut Tindak Tegas Penyebar Hoax

Alasannya, akibat rendahnya prestasi dan kemampuan mahasiswi tersebut, menimbulkan isu jika anak-anak dari Labuhanbatu tidak akan bisa melanjutkan pendidikan ke Fakultas Kedokteran di perguruan tinggi ternama di Sumut itu, dengan jalur undangan. sebab, dikabarkan terkena blacklis. Namun hal tersebut dibantah pihak Rektorat USU. [jar/ray]

Komentar Facebook