Lemari Pendingin Jenazah Rusak, Aroma tak Sedap Resahkan Warga

RANTAUPRAPAT | Fasilitas Lemari pendingin jenazah milik Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat rusak. Akibatnya, aroma tak sedap berbau busuk diduga dari mayat di sana, menyengat dan meresahkan warga sekitar.

Keluhan itu seperti yang dilontarkan, Tandi Ritonga, salah seorang warga sekitar, Senin (11/8/2014) mengatakan bau menyengat selalu tercium dari kamar mayat pasca rusaknya Lemari es untuk penyimpanan jenazah rusak.

“Sudah lama itu rusak tak diperbaiki juga. akibatnya mayat-mayat yang di tampung di situ mengeluarkan bau busuk yang menyengat, warga sekitar maupun yang melintas resah karena bau dari kamar jenazah itu,” jelas Tandi.

Baca juga:  Perindo Usung Hary Tanoesoedibjo Jadi Cawapres Jokowi

Hal serupa dikatakan Pahri (19) warga Dewi Sartika mengaku jija selalu tercium bau busuk dari kamar mayat itu , “Iya bang. Kamar mayat itu, bauk. Kalau bisa cepatlah itu diperbaiki, biar gak resah awak di sini,” kata Pahri.

Baca juga:  Gugatan Ditolak, Kuasa Hukum JR-Ance Sebut Pertimbangkan Kasasi

Sumber di lingkungan RSUD Rantauprapat sendiri membenarkan rusaknya lemari pendingin kamar mayat tersebut. Dia juga mengatakan pihak RSUD sudah melakukan upaya untuk memanggil teknisi untuk memperbaiki fasilitas tersebut. Namun, belum ada yang datang sampai sekarang.

“Sebenarnya tidak rusak total, hanya saja tidak tahan lama, hanya tahan 5 hari, setelah lima hari dinginnya kurang. Jadi tetap juga mengeluarkan bau. Kita sudah lakukan upaya pemanggilan teknisi untuk memperbaiki. Baik dari Medan maupun jakarta. Sebab tidak ada di sini teknisinya, mesti didatangkan dari sana. Entah kenapa sampai sekarang belum datang-datang,” jelas sumber.

Baca juga:  Jadi Plt Ketua DPD Demokrat Sumut, Ini Amanah SBY pada Herri Zulkarnain

Sementara Dirut Rumah Sakit Umum (RSUD) Rantauprapat AM Natsir Pohan gagal konfirmasi. Saat ditemui tidak ada dalam ruangan. Dihubungi melalui telepon seluar maupun pesan singkat ponselnya, belum ada balasan. [jar|ray]

Komentar Facebook