Soroti Proyek Bermasalah, Aktivis Ditikam OTK

KOTAPINANG| Seorang aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang konsern menyoroti proyek bermasalah milik Pemkab Labuhanbatu Selatan, terpaksa dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) terdekat setelah ditikami orang yang diduga gerah dengan sikap idealismenya.

Fahruddin Hasibuan (35) selaku Ketua Forum Bela Rakyat Indonesia, warga Desa Sampean Kecamatan Sungai Kanan Labusel berdomisili di Perumnas Padang Pasir Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu, kritis harus menjalani operasi selama tiga jam, akibat terkena tikam sebanyak dua lobang di bagian perut sebelah kanan dan kiri, oleh dua orang pelaku diduga pembunuh bayaran.

Informasi diperoleh di RSU Nur Aini Blok Songo kotapinang, Selasa (19/8/2014), korban ini ditikam saat berada di atas sepeda motor miliknya berplat BK 2528 YAC.

Ketika itu, korban hendak melakukan aktivitas menuju Kotapinang Labusel dari arah Rantauprapat, Labuhanbatu.

Baca juga:  KPU RI Bakal Hadapi Partai Idaman di PTUN

Tepat di Jalinsum Simpang Afdeling I Perkebunan Sisumut Desa Pekan Tolan Kecamatan Kampung Rakyat Labusel, korban yang diduga sejak awal dibuntuti para pelaku, dipepet sepeda motor jenis yamaha Fixson berwarna merah tanpa plat ditumpangi dua orang tak dikenal (OTK) dengan memakai jaket merah memakai helm dan seorang lainnya memakai jeket hitam.

Setelah memepet sepeda motor korban kemudian kedua pelaku pun langsung menusukkan benda tajam sebanyak dua kali ke bagian perut tubuh korban.

Kemudian korban pun terjatuh dan terkapar berdarah di pinggir aspal beram Jalinsum. “Korban sempat minta-minta tolong kepada setiap pengendara yang saat itu sedang melintasi jalinsum dan warga yang melintas pun kemudian menghubungi satuan polantas tolan dan kemudian petugas polantas menaikki mobil patroli membawa korban ke RSU Nur Aini Blok Songo Kotapinang,” ungkap Z Ritonga, seorang warga setempat.

Baca juga:  Sejumlah PTS di Labuhanbatu Diduga tak Terdaftar di Kopertis

Saat menjalani perawatan di RSU Nur Aini Fahruddin menceritakan, kejadian hari ini menimpanya, dia menduga ada kaitannya melayangkan surat pengaduan sejumlah proyek bermasalah di kecamatan Sungai kanan Labusel ke unit bagian Reskrim Tipikor Polres Labuhanbatu. “Saat kejadian itu, Aku masih sempat menghubungi ‘Udaku’ di Kotapinang.

Bahkan pelaku sempat berkata ‘rasakan itu’ ketika aku meminta tolong, kepada orang yang melintas pertama kali, menaikki sepedamotor revo hitam ternyata dia malah berkata, Mati kau kesitu, didepan kau yang menikam itu,” katanya menirukan ucapan seseorang tersebut.

Menurutnya, itu adalah teman dari pelaku, jadi ada empat orang pelaku naik dua kereta berboncengan yang sudah membuntutinya. Bahkan dia menduga ke empat orang pelaku adalah suruhan salah seorang rekanan yang proyeknya diduga bermasalah yang dikritisinya,” tegas korban.

Baca juga:  Keluarga Besar Dalihan Natolu Doakan Bobby Nasution Jadi Wali Kota Medan

Humaira (34) isteri korban kepada sejumlah wartawan menuturkan, sebelum kejadian tepatnya pada bulan puasa kemarin, memang ada orang yang mencari-cari rumah mereka menaiki mobil bertanya kepada tetangga mereka.

Dia berharap kepolisian mengusut tuntas atas kejadian yang menimpa suaminya selaku korban penikaman.

Rekam medis RSU Nur Aini menunjukkan korban mengalami dua lobang tusukkan di bagian perut sebelah kanan dan kiri.

Katanya Kapolsek Kampung Rakyat AKP Suharmadi membenarkan adanya tindak kejahatan penikaman tersebut.

Tapi menurut dia, pihak korban belum membuat pengaduan. “Kita tunggu pengaduan korban ataupun pihak keluarga. Kepolisian siap menerima pengaduan korban nantinya. Walaupun demikian kami tetap akan melaku lidik mengejar pelakunya,” tandas Suharmadi. [mhr/jar]

Komentar Facebook