Polisi Kejar Pelaku Penembakan

perampok-bersenpiLABUSEL | Kasus penembakan dipicu persoalan sengketa tanah memperebutkan lahan seluas ±100 hektare, Kamis (18/9/2014) sore, di dusun Dua Sekato Penghulu Pangkatan Simpang Kanan kecamatan Pasir Limau Kapas kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau membuat heboh warga.

Efeknya, selain insiden  itu menewaskan tiga orang penjaga kebun sawit pribadi milik S Sagala setelah terkena tembakan di sejumlah bagian tubuh. Dan mengakibatkan Arianto Sitorus (45) warga Simpang Kanan, Rokan Hilir, Riau bekerja sebagai pembersih ladang terkena tembakkan pada bagian paha sebelah kiri dan sedangkan kritis di RSUD Rantauprapat.

Kasus itu kini menjadi penanganan pihak Kepolisian Resort Rokan Hilir, Riau. Sedangkan pelaku kini menjadi buruan dan dalam pengejaran Polisi.

Baca juga:  Ada Warga Medan yang Tewas dalam Tragedi MH-17

Kasat Intelkam Polres Riau AKP Dedi ketika dikonfirmasi Wartawan, Jumat (19/9/2014) mengatakan, pihaknya belum dapat mengungkapkan nama tersangka karena masih dalam proses penyidikan polisi. “Sekarang kasus itu masih dalam penyidikan anggota Polres Rohil. Pelakunya belum tahu betul siapa yang menebak korban. Jadi tidak bisa saya sebut-sebut nanti salah,” kata Kasat Intelkam Polres Rohil AKP Dedi.

Dia mengatakan, sesuai hasil informasi sementara dari tim anggota polisi yang dibentuk dan bekerja sama antara Polres Rohil dan Polres Labuhanbatu, pelaku penembakan masih berada di Indonesia, belum menyeberang ke negara tetangga Malaysia. “Kalau kami dapat informasi pelakunya masih di Indonesia belum ada ke Malaysia. Karena sekarang ini polisi sedang membentuk tim mengungkap pelaku,” tegasnya.

Baca juga:  45 Paskibra Dikukuhkan HUT Kemerdekaan RI Ke-69

Terpisah, Kades Teluk Panji Labusel Wanto mengaku TKP terkait penembakkan 3 tewas dan 1 kritis mengatakan  kejadiannya bukan di kabupaten Labuhanbatu Selatan. “TKP bukan di Labusel tetapi di Simpang Kanan, Riau,” katanya.

Penembakan yang diduga dilakukan tiga orang pelaku yang menaiki sepeda motor jenis honda Mega Pro dan honda Supra X tanpa nomor plat polisi itu yang mengakibat 3 tewas dan 1 kritis. Adapun Identitas ketiga korban meninggal kena tembakkan yaitu, Sudirman (50) warga Bagan Batu provinsi Riau bekerjaan sebagai operator beco dan Frengky (25) warga Bagan Batu Provinsi Riau bekerja sebagai tukang sinso. Mereka masing-masing terkena tembakkan pada bagian kepala. (baca: Rebutan Lahan, 3 Penjaga Ladang Tewas Tertembak, 1 Kritis)

Baca juga:  Bandar Sabu Diringkus Polsek Firdaus

Sedangkan korban Zul Fahmi Sagala (39) warga Bagan Batu Provinsi Riau bekerja sebagai mandor terkena dua tembakan pada bagian dada sebelah kiri dan leher.  (baca :Korban Kritis, Dirujuk ke RSUD Rantauprapat)  [jar]

Komentar Facebook