10 Ribu Undangan Hadiri Pernikahan Putri Bungsu Syamsul Arifin

MEDAN| Mantan Gubernur Sumatera Utara, Syamsul Arifin menikahkan putri bungsunya Aisia Samira alias Ira dengan Dana Rinaldy SH, putra dari Daniel Usman SE dan Hj Amalia Suraya.

Rangkaian prosesi pernikahan digelar di dua tempat, di kediaman keluarga di Jalan Suka Darma STM Medan kemudian dilanjutkan dengan resepsi pernikahan yang berlangsung, Sabtu (27/9/2014) di The Regale International Convention Center Jalan Adam Malik Glugur By Pass Medan.

Pada prosesi pernikahan tersebut, nuansa budaya Melayu sangat dominan dan sejumlah tokoh maupun pemuka adat Melayu termasuk keluarga dekat  Syamsul Arifin, para Sultan bahkan ada yang datang dari Malaysia, pengetua adat dan pemuka Agama diantaranya Tuan Syekh Babussalam, memenuhi kediaman keluarga H Syamsul Arifin hingga sore.

Baca juga:  PAN Buka Pendaftaran Calon Walikota Medan

Jumlah tetamu diperkirakan 10 ribuan orang, dengan tulus dan ikhlas menyampaikan selamat atas pernikahan putri bungsu Syamsul yang juga mantan Bupati Langkat dua periode ini.

Sejumlah pejabat teras Pemprovsu, para bupati dan walikota diantaranya Walikota Medan Dzulmi Eldin dan Bupati Langkat Ngogesa, ikut menyaksikan pernikahan yang sakral ini.

Prosesi rangkaian pernikahan yang sangat diwarnai nilai-nilai Islami memenuhi suasana dan masing-masing kedua orang tua mempelai kemudian dengan senyum ramah dan penuh kekeluargaan menerima ucapan selamat dari tetamu.

Sebelumnya, ketika Ira memohon doa restu ingin menikah dan berlutut di dhadapan kedua orang tuanya, suasana benar-benar haru. Keluarga maupun tetamu hanyut dalam nuansa haru bahkan sebagian ikut meneteskan air mata ketika Ira dengan terbata-bata menyampaikan terima kasih dan kekagumannya kepada orangtua yang telah membesarkan dan mendidiknya.

Baca juga:  Dipecat Gegara Sholat Jumat, Security Bank Danamon Mengadu

Syamsul Arifin juga tidak kuasa membendung air mata dan tampak tersedu-sedan ketika Ira secara panjang lebar intinya menyatakan meskipun nanti dia telah menikah namun kedua orang tuanya tetap menjadi panutan dan tautan hatinya.

Bahkan dia mengisyaratkan akan terus menjaga kedua orang tuanya, terutama Syamsul Arifin yang dipanggilnya “Babah”.   “Jangan ada orang yang mencoba-coba menyakiti Babah…” katanya.

Syamsul Arifin juga dengan terbata-bata sambil menitikkan air mata menyahuti keinginan putri bungsunya itu dengan doa restu untuk menikah.

Baca juga:  ISU KORAN LOKAL| Rp 20 Juta untuk Jadi Kepling di Medan

“Tidak ada pertemuan yang abadi kecuali pertemuan yang dilandasi dengan kasih sayang. Insya Allah dan Alhamdulillah, sudah 40 tahun Babah menikah dengan emak Ira, diantara kami tidak ada kekerasan. Isilah pernikahan dengan kasih sayang, kejujuran dan keikhlasan,” ujarnya.

Mulai dari makanan yang didominasi oleh makanan khas Melayu hingga hiburan berupa kesenian yang bernuansa Melayu membuat hadirin dan tetamu tampak betah dan saling bersilaturrahmi.

Sejumlah hadirin mengharapkan kepada kedua mempelai agar terus menjaga nama baik dan kehormatan keluarga dalam membina kehidupan rumah tangga yang Sakinah, Mawaddah dan Warahmah. [ray]

Komentar Facebook