Puluhan Agen dan Pangkalan LPG 3 Kg di Sumut Diberi Sanksi

MEDAN| Dalam dua bulan terakhir ini (Agustus-9 Oktober 2014), sebanyak 21 agen dan 40 pangkalan LPG 3 kg yang tersebar se-Sumatera Utara telah diberi sanksi.

Mayoritas agen dan pangkalan tersebut berada di Medan, Langkat, Dairi, Deliserdang dan Asahan. Sebagai informasi, jumlah agen LPG 3 kg di Sumatera Utara adalah 179 sementara pangkalan berjumlah 4.385.

External Relation PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region I Sumbagut, Brasto Galih Nugroho, mengatakan agen dan pangkalan tersebut telah terbukti secara nyata melakukan berbagai kesalahan.

Baca juga:  Bantu Warga Rentan, Pertamina Bagikan 5.000 Sembako di 5 Provinsi

“Diantaranya menjual dengan harga yang tidak wajar, menahan barang untuk mendapatkan keuntungan. Lebih banyak menjual kepada pengecer dibandingkan konsumen langsung. Mereka umumnya tidak melaporkan realisasi penyaluran yang dapat dipertanggungjawabkan. Bahkan ada menjual ke luar daerah pemasarannya,” ujar Brasto Galih Nugroho dalam keterangan persnya, Kamis (9/10/2014).

Baca juga:  Lima Mobil Ringsek Tertimpa Pohon di Jalan Teuku Umar, Medan

Dikatakan Brasto Galih Nugroho, Pertamina memberikan sanksi kepada agen yang telah dilakukan adalah pemberian surat peringatan dan penyesuaian alokasi LPG 3 kg.

“Sementara untuk sanksi ke pangkalan, sekitar 60% sanksi berupa Pemutusan Hubungan Usaha (PHU) dan 40% sanksi pembinaan skorsing dan penyesuaian alokasi LPG 3 kg,” imbuhnya.

Baca juga:  Abu Sinabung "Lumuri" Landasan Pacu Kualanamu

Selain itu, sanksi kepada pangkalan diberikan oleh agen. Dijelaskan Brasto, jalur distribusi LPG 3 kg adalah dari agen ke pangkalan. Agen mengisi tabung LPG 3 kg di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE). Adapun masyarakat dapat membeli LPG 3 kg di pangkalan. [abu riyadh|khi]

Komentar Facebook