Daun Nipah Aceh Jadi Komoditi Ekspor

BANDA ACEH | Aceh memiliki sumber daya alam yang melimpah. Salah satunya berupa pohon nipah (Nypa pruticans), yang sangat potensial dikembangkan menjadi bernilai ekonomis. Bahkan, rokok daun nipah asal Aceh akan dikirim ke  Malaysia dan ke Thailand.

Ketua Persatuan Persaudaraan Pedagang Pasar Aceh (P4A), Muzakir Reza Pahlevi sedang menjajakin hubungan dagang dengan negara tetangga dan P4A sudah pernah melakukan pertemuan dengan seorang pengusaha di Malaysia yang siap menampung daun nipah dari Aceh,

“Di Indonesia ada beberapa daerah yang sudah lama melakukan pengiriman daun nipah ke Thailan dan ke Malaysia seperti Riau dan Kalimatan, Ini kan membuktikan kalau tanaman nipah memiliki nilai ekonomis cukup tinggi,” ujar Muzakir Reza.

Baca juga:  Ombudsman Nilai Layanan Penukaran UPK di Kantor BRI Buruk

Dalam masa percobaan ini, lanjurnya Muzakir, pihaknya mencoba untuk mengirim daun nipas sebanyak 2.5 ton.

“Ini masa percobaan. Dalam minggu ini daun nipah sudah siap kita kirim ke Malaysia dan Thailand, Daun nipah ini kami dapatkan dari masyarakat di wilayah Aceh Timur dan Aceh utara,” sambung Muzakir.

Muzakir Reza Pahlevi yang juga Ketua DPW Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Aceh kemudian menjelaskan proses pemilihan daun nipah kualitas ekspor.

Baca juga:  JR Saragih Pastikan Mencoblos di Pilkada Sumut 2018

Dijelaskan, pucuk daun nipah kering yang telah dibuang kulit arinya dijual warga setempat kepada penampung dengan harga Rp8.500 per kilogram s/d Rp9.000 per kilongram dengan ukuran panjang sekitar 1,2 meter.

Kemudian dikemas ke dalam kantong yang tahan air dan kedap udara, sehingga tidak rusak saat sampai ke Malaysia dan ke Thailand.

Teknik pengolahannya, yakni pucuk nipah yang baru ditebang kemudian direndam di air, lantas diangkat dan dikupas lembaran daunnya yang akan diolah menjadi daun rokok pucuk.

Baca juga:  Pekerja Profesional di Indonesia Terancam Miskin di Hari Tua

P4A akan terus melakukan peluang-peluang ekspor komoniti hasil alam Aceh agar Aceh terus berkembang secara ekonomi dan masyarakat bisa sejahtera.

“Kalau rokok daun nipah ini dikelola dengan baik dan dilakukan pembinaan oleh pemerintah daerah, maka tidak tertutup kemungkinan akan menjadi peluang peningkatan perekonomian masyarakat pesisir, selain hanya sebagai nelayan tradisional,” demikian ungkap Pahlevi dalam rilisnya kepada media. [Tarmizi|ray]

Komentar Facebook