Tahanan Polres Labuhanbatu Melarikan Diri

RANTAUPRAPAT | Seorang Tahanan Polres Labuhanbatu melarikan diri dari ruang perawatan di RSUD Rantauprapat, Kamis (23/10/2014) sekira jam 03.00 Wib. Modusnya, Dedi Kusuma Wijaya (44), warga Desa Simpang 2 Suka Mulia Kecamatan Bangkinang Seberang Riau ini memanjat dan membobol asbes Rumah Sakit itu.

Berdasarkan informasi, tahanan diketahui di dalam ruang isolasi Klas 3  Rumah Sakit Umum Rantau Prapat (RSUD), Diduga kuat tersangka dalam pelariannya dibantu pihak lain. Alasannya, berdasarkan olah Tempat Kejadian Perkara, tangan tersangka sedang diborgol. Bahkan, kedua kaki tersangka tertembak.

Baca juga:  FASI Pamerkan 15 Pesawat di Medan Air Show 2015

Sementara Kapolres Labuhanbatu AKBP Teguh Yuswardi membenarkan peristiwa itu, saat dihubungi melalui via seluler mengaku pihaknya masih dalam upaya pengejaran dan menangkap kembali tersangka. Kini pihaknya sedangmelakukan pengejaran yang dianggap tempat persembunyian tersangka. “Tersangka memang kita tahan. Namun tanggal 15 Oktober2014 kita bantarkan karena kondisinya semangkin buruk sewaktu dalam tahanan dikarenakan dua peluru yang bersarang
dikakinya yang semangkin membusuk.Karena tersangka kondisinya masih lemah, sehingga Dokter belum melakukan tindakan pengangkatan proyektil peluru,”Jelas Teguh.

Baca juga:  Telkomsel 4G LTE Diklaim Jangkau 100% Kota Medan

Dijelaskan, berhasilnya tersangka kabur melalui jendela Rumah Sakit sekitar pukul 03.00 Wib tadi malam meskipun kedua tangan tersangkakeadaan terborgol,” Tambah teguh.

Tersangka Satu dari dua pelaku perampokan grosir di Rantauprapat yang diamankan Polres Labuhanbatu, Polda Sumatera Utara (Sumut) pada, Senin 13 Oktober 2014 lalu. [baca : Perampok Bersenpi Sikat Ratusan Juta Uang Grosir]

Baca juga:  Amien Rais Tuding KPK Telah Jadi Alat Politik

Tersangka merampok salah satu toko grosir sembako di kawasan Pasar Gelugur Rantauprapat, Kamis 11 September 2014 lalu dan berhasil dibekuk personel Satreskrim PolresLabuhanbatu, Senin (13/10/2014) pagi.

Karena melawan petugas, polisi menghadiahi kakinya dua tembakan timah panas. Proyekti peluru tersebut didiga masih bersarang dalam tubuhnya ketika dalam proses pelarian diri. [jar]

Komentar Facebook