PAD Sibolga Meningkat Rp 700 Miliar dalam 5 Tahun

SOBOLGA| Walikota Sibolga, HM Syarfi Hutauruk mengatakan, pembangunan di Kota Sibolga berjalan pesat dalam 5 tahun terakhir. Perkembangan berbagai bidang mendorong meningkatnya PAD Kota Sibolga dari 290 milyar pertahun menjadi 700 milyar pada akhir 2014.

“Pemda Sibolga akan terus berpacu dalam melakukan pembangunan di berbagai bidang, termasuk mengelola sektor wisata secara maksimal demi menyejahterakan masyarakat,” harap Syarfi.

Hal ini disampaikan HM Syarfi Hutauruk kepada Wagub Sumut Tengku Erry Nuradi saat berlangsung Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Sibolga 2016 yang berlangsung di Aula Kantor Cabang Bank Indonesia (BI) Sibolga, Jl Kapten Maruli Sitorus, Sibolga, Selasa (17/3/2015).

Menurut Syarfi, beberapa destinasi wisata yang potensial dikembangkan adalah Pulau Poncan, wisata laut serta mendorong tumbuhnya wisata kuliner yang menyuguhkan hidangan olahan hasil laut.

“Begitu juga dengan industry kreatif lainnya yang dapat mendorong bisnis wisata di Kota Sibolga,” papar Syarfi.

Baca juga:  Jika Terpilih, Sihar Janji Akan Benahi Kawasan Hutan Heterogen Humbahas

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi mengimbau Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga mengembangkan 4 potensi prioritas pembangunan yakni infrastruktur, maritim, energi dan pangan.

Dalam kesempatan tersebut, Erry menyatakan, pemerintah Jokowi-JK mengedepankan pembangunan insfrastruktur sebagai pendukungan pembangunan, tidak hanya ditingkat pusat, provinsi, namun juga hingga ke seluruh daerah secara nasional.

“Pembangunan insfrastruktur itu wajib. Jika tidak, akan menghambat pengembangan berbagai lini pembangunan. Seperti jalan raya, irigasi, jembatan dan sarana umum lainnya,” ujar Erry.

Bidang kelautan (maritim) juga menyimpan potensi sangat menjanjikan yang hingga kini belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Belum ada Kabupaten di Sumut mampu mendongkrak PAD dari bidang kelautan. Selama ini PAD hanya didorong sektor pajak. Kini saatnya memanfaatkan kekayaan laut yang melimpah ruah, khususnya Kabupaten/Kota yang memiliki daerah perairan seperti Sibolga, Tapteng dan sejumlah dareah di pesisir pantai barat dan pantai timur Sumatera,” harap Erry.

Baca juga:  Romance Bay, Objek Wisata untuk Pencinta Pantai Romantis

Sektor kelautan tidak hanya menjanjikan dari sisi perikanan tangkap, tetapi juga budidaya perikanan dan hasil laut lainnya. Bahkan potensi wisata laut juga belum tersentuh secara maksimal.

“Pengembangan potensi maritim akan mendongkrak taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat, tidak hanya nelayan tradisional namun juga sektor lain yang saling berkaitan,” papar Erry.

Dalam kesempatan itu, Erry juga mendorong Pemko Sibolga untuk memaksimalkan pemanfaatan energi gas alam, panas bumi, air dan matahari untuk pengembangan pembangkit listrik.

“Sibolga juga potensial mengembangkan pilot project pengembangan energi terbarukan seperti bio diesel, pemanfaatan limbah kelapa sawit atau lain sebagainya,” sebut Erry.

Potensi yang tidak kalah menjanjikan adalah pemanfaatan lahan tepat guna dalam menwujudkan swasembada pangan nasional. Salah satunya dengan memanfaatkan sejumlah lahan tidur dengan mengembangkan tanaman yang memiliki daya ekonomis tinggi.

Baca juga:  Universitas Labuhanbatu Gandeng Kelompok Tani untuk Pengembangan Inovasi IPTEK Daerah

“Tetapi perlu kita perhatikan, pemanfaatan lahan jangan sampai menimbulkan dampak negatif, misalnya dengan mengubah fungsi hutan menjadi lahan pertanian,” pesan Erry.

Menurut Erry, empat sektor tersebut, menjadi acuan dasar dalam penyusunan RKPD Kota Sibolga tahun 2016, sebelum diusulkan dalam Musrembang Sumut yang terjadwal berlangsung pada 23 Maret 2015 mendatang.

“Tiap Kabupaten/Kota diharapkan menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah sesuai 4 skala prioritas yang telah dicanangkan pemerintah pusat agar bersinergi dalam mendorong pembangunan nasional,” harap Erry.

Seiring 4 priotitas itu, ujar Erry, Pemkab dan Pemko juga diharapkan menerapkan 9 agenda prioritas yang terangkum dalam Program Nawa Cita, program pemerintah Jokowi-JK yang digagas sebagai jalan menuju perubahan Indonesia yang berdaulat secara politik, mandiri dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan. [ded]

Komentar Facebook