Sekda Medan Tantang Ombudsman Sumut

MEDAN| Ombudsman perwakilan Sumatera Utara menemukan kertas yang diduga kunci jawaban UN di SMP Negeri 1 Medan, Jalan Bunga Asoka, Senin pagi (4/5/2015). Akan tetapi Sekretaris Daerah Kota Medan, Syaiful Bahri punya jawaban sendiri saat dikonfirmasi wartawan terkait hal tersebut.

“Ombudsman itu kan pengawas, bukan Inspektorat. Jangan buat keruh. Jangan disebar-sebarkan fitnah. Saya pantau berjalan baik. Kalau ada temuan, saya laporkan ke kepala dinas,” kata Saiful saat memantau pelaksaan UN di SMP Negeri 1 Medan.

Baca juga:  272.198 Siswa SMP di Sumut, Pagi Ini Mengikuti UN

Seperti dilansir Tribun Medan, Saiful membantah hasil temuan Ombudsman tersebut. Dengan nada tinggi dia meminta Ombudsman untuk membuktikannya.  “Gak ada kunci jawaban bocor. Kok Ombudsman pula ditanya. Ini kepala sekolahnya, yang melaksanakan (UN) ini,” kata Syaiful.

Baca juga:  Jonru Terbukti Bersalah dan Divonis 1,5 Tahun Penjara

Syaiful menilai, Ombudsman tak layak mengawasi pelaksanaan UN. Tuduhan dan fitnah membuat bangsa ini tak maju, imbuhnya.

“Kepala Dinas laporkan ke wali kota. Wali Kota nanti akan menindak kepala sekolahnya kalau memang ada,” kata Syaiful, sambil naik ke mobilnya meninggalkan wartawan. [rez|Tribun Medan]

Komentar Facebook