Siswi SMP di Rantauprapat Korban Peluru Nyasar

RANTAUPRAPAT| Stevani alias Mimi (14) harus mendapat perawatan di ruang UGD RSUD Rantauprapat, Senin malam (4/5/2015). Siswa kelas 3 SMPN 2 Kecamatan Rantau Utara itu menjadi korban peluru nyasar yang mengenai kaki sebelah kirinya. Beruntung, peluru tersebut hanya menyerempet betisnya saja.

Peristiwa peluru nyasar itu terjadi saat Mimi berada di rumahnya Jalan Pasar Lama, Lingkungan Sumber Beji, Kelurahan Padangbulan, Kecamatan Rantau Utara, Labuhanbatu, Senin (4/5/2015) malam, sekitar pukul 19.30 WIB.

Saat itu, Mimi sedang ganti baju di kamar. Entah bagaimana tiba-tiba sebutir sudah mengenai betis sebelah kirinya. Melihat kakinya bersimbah darah, Mimi pun histeris. “Aku terkejut, kok betisku panas, gitu kulihat sudah berdarah, menjerit lah aku,” jelas Mimi kepada wartawan.

Baca juga:  Hanya Tumbuh 4.65 Persen, Ekonomi Sumut Berpotensi 'Terpukul' Lebih Dalam

Awalnya dia mengaku sama sekali tak tahu apa yang terjadi. “Yang saya tahu, beberapa saat sebelum kaki saya berdarah, saya mendengar suara ledakan, baru disusul seperti suara lemparan batu di seng kamar saya,” jelas Mimi.

Sementara ayah Mimi, Safar (35), mendapati sebutir peluru timah panas telah terletak di lantai kamar anaknya itu. “Rupanya peluru itu hanya menyebeng betis anakku saja. Makanya pelurunya jatuh ke lantai tidak menempel di kaki anakku,” terangnya.

Baca juga:  Rakor Bersama Digelar Bahas Kesiapan Asian Paragames 2018

Safar pun menduga, peluru timah berukuran 9 mm tersebut sebelumnya ditembakkan ke arah atas, hingga menembus atap rumahnya dan selanjutnya nyasar masuk ke dalam kamar anak perempuannya itu.

“Tapi kita gak tahu siapa yang menembakkan. Dan sebelumnya juga kita gak ada dengar suara ribut-ribut di sekitar rumah saya ini, makanya sampai sekarang kita masih penasaran,” sebut Safar yang berencana membuat laporan, segera setelah anaknya mendapat perawatan.

Baca juga:  Tokoh Masyarakat Ingin Batu Bara Dibangun Seperti Jakarta

Sementara dr Abdul R Nasution yang menangani Mimi di UGD RSUD Rantauprapat, memastikan kondisi kesehatan Mimi baik-baik saja. “Hanya mengalami luka lecet dan terbakar akibat tersenggol timah panas itu. Dan pasien tidak perlu diinfus karena pelurunya juga tidak menempel,” terangnya.

Belum ada keterangan resmi dari pohak Polres Labuhanbatu terkait peluru nyasar yang masuk ke rumah warga itu. Pasca kejadian itu, sejumlah polisi memintai keterangan korban di rumah sakit. [ded|jar]

Komentar Facebook