Apa Itu Akupuntur Meridian Style? Ini Dia Penjelasannya

MEDAN| Pengobatan akupuntur sudah lama dikenal dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Salah satu tehnik pengobatan akupuntur yang mulai populer saat ini adalah Meridian Style.

Abdul Haris, orang yang menguasai tehnik akupuntur Meridian Style menyebutkan, tehnik ini berbeda dengan yang tehnik akupuntur yang selama ini dipelajari di Indonesia.

Menurutnya, meredian style pertama kali dipelopori dokter Tan yang alirannya dari Mr Tung. Akupuntur meridian style aliran Mr Tung ini berkembang pesat di Taiwan,” kata Abdul Haris dalam siaran pers yang diterima edisimedan.com.

Abdul Haris bilang, sistem pengobatan akupuntur di China ada 12 aliran, salah satunya merupakan aliran Mr Tung yang berkembang di Taiwan itu.

Baca juga:  LIPI: Diperlukan Capres Ketiga Guna Cegah Perpecahan Politik

“Bagitu jarum akupunturnya ditusuk, langsung terasa bagi pasien. Seperti kata pepatah tradisonal China, begitu tongkat ditancapkan ke tanah, bayangan langsung terlihat. Bagitu jarum ditusukkan ke tubuh, efeknya langsung terasa,” jelasnya.

Akupuntur aliran ini, imbuh Abdul Haris, lebih berhasil dari pada akupuntur aliran lainnya. Istilah meridian itu merupakan saluran titik-titik aliran chi. Di China sendiri ada mengenal istilah tjing tjang. Artinya, tjing tjang itu itu untuk menyeimbangkan harmoni tubuh.

“Seperti kimia, ada asam dan basah. Sedangkan tjing tjang, ada kuat dan lemah, ada luar dan dalam, serta ada panas dan dingin. Jadi diseimbangkan. Difinisi China itu kalau sakit ada yang tidak seimbang diharmoni energi dengan cara menggerakkan chi lewat aliran darah,” ungkapnya.

Baca juga:  JKT48 Hibur Warga Medan

Menurutnya, berbagai penyakit yang dialami seseorang itu dikarenakan peredaran darah tersumbat atau jalan sesuai tidak dalam normal. Abdul Haris menjelaskan, akupuntur dikolaborasi dengan medis sangat jauh lebih baik.

“Akupuntur dahulunya masih diragukan banyak kalangan. Bahkan pada masa Presiden Soekarno, pengobatan akupuntur sudah ada,” terangnya.

Sistem pengobatan akupuntur di rumah sakit, banyak tidak diyakini semua kalangan. Karena, masyarakat atau pasien meragukan keahlian tusuk jarum atau masih banyaknya masyarakat yang takut dengan jarum. “Penyakit struk sangat efektif dengan akupuntur. Saya optimis.

Baca juga:  Dispora Harap 23 Pelatih Baru PPLP Cetak Atlet Berprestasi

Karena berdasarkan pengalaman saya dan pernah praktek di penjara, beberapa kasus saya uji selama ini di tim polikklinik paskalis Jakarta dan di sekolah hadits qur’an, itu bersinergi dengan tabib sistem pengobatan rasullullah,” terangnya.

Akupuntur, lanjutnya, jauh lebih murah dari sistem pengobatan medis. Akupuntur terkadang tidak memerlukan obat-obatan jika tidak diperlukan sekali, dan lebih cepat.
“Saya optimis akupuntur akan diminati. Masalah takut jarum itu bisa diabaikan,” imbuhnya. [ded]

Komentar Facebook