Aneh, Jelang Tengah Malam Pertamina Batal Naikkan Harga BBM Per 15 Mei

MEDAN| PT Pertamina (Persero) membatalkan kenaikkan harga seluruh jenis BBM yang dipasarkan perusahaan. Penegasan tersebut disampaikan Pertamina Kamis (14/5/2015) dalam siaran persnya di laman Pertamina.com, sebagai klarifikasi perusahaan terkait dengan kesimpangsiuran yang beredar di masyarakat terkait dengan harga BBM.

Siaran pers yang dipublikasikan pukul 23.26 tersebut disampaikan Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro.

Padahal sebelumnya, Wianda Pusponegoro pula yang mengumumkan akan menaikkan harga bahan bakar khusus (BBK) dan bahan bakar minyak (BBM) umum yang mulai diberlakukan mulai 15 Mei 2015 pukul 00.00 WIB. Namun Wianda pula yang membantah adanya kenaikan BBM tersebut.

Baca juga:  Jusuf Kalla: Pilpres 2019 Bakal Diwarnai Pasangan Nasional dan Religius

“Sampai dengan saat ini, baik pemerintah maupun Pertamina sesuai dengan kewenangannya tidak melakukan perubahan harga Solar/Biosolar bersubsidi maupun Premium. Demikian juga harga bahan bakar khusus tidak mengalami perubahan untuk periode 15 Mei 2015. Kami harapkan informasi ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat,”katanya.

Tidak ada alasan kenapa Pertamina membatalkan kenaikan harga BBM tersebut. Namun dalam keterangannya, Wianda bilang, sejak diberlakukannya Perpres 191 tahun 2014, penetapan harga BBM diregulasi oleh pemerintah, di mana BBM jenis tertentu, yaitu Solar dan Kerosene, serta BBM penugasan, yaitu Premium untuk wilayah di luar Jawa, Madura, Bali ditetapkan oleh pemerintah.

Baca juga:  Sinabung, Kunjungan Kerja Pertama Jokowi Sebagai Presiden

Adapun, BBM umum, dalam hal ini Premium yang dipasarkan di Jawa, Madura, dan Bali ditetapkan oleh badan usaha.

“Bahan Bakar Khusus yang terdiri dari Pertamax, Pertamax Plus, Pertamax Racing, Pertamina Dex, produk bahan bakar komersial yang sepenuhnya menjadi kewenangan badan usaha, yaitu Pertamina. Untuk Bahan Bakar Khusus tersebut juga tidak akan mengalami perubahan harga per 15 Mei 2015,” tegasnya lagi.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah akan menaikkan harga bakar khusus (BBK) dan bahan bakar minyak (BBM) umum yang mulai diberlakukan mulai 15 Mei 2015, atau setengah jam sebelum Pertamina mengirimkan siaran persnya.

Baca juga:  Puluhan Agen dan Pangkalan LPG 3 Kg di Sumut Diberi Sanksi

Kenaikan ini berlaku untuk wilayah Jakarta dan Pulau Jawa bagian Barat. Rencananya harga Pertamax di Jakarta menjadi Rp 9.600 per liter, atau naik Rp 800 per liter. Sementara itu, harga Pertamax Plus naik menjadi Rp 10.550 per liter, Pertamina Dex menjadi Rp 12.200 per liter, dan Biosolar keekonomian menjadi Rp 9.200 per liter. [ded]

Komentar Facebook