Pelaku Penelantar Anak Dosen Lulusan S2

JAKARTA| Orangtua yang terjerat kasus penelantaran anak di Perumahan Citra Grand, Cibubur, Jakarta Timur diketahui memiliki latar pendidikan yang baik. Sayang ayah, Utomo Purnomo alias UP (45), diketahui berprofesi sebagai dosen di salah satu Sekolah Tinggi Teknologi di Jakarta dengan gelar S2. Sementara istrinya, Nurindra Sari alias NS (42) juga bergelar sarjana.

Namun sepertinya pendidikan tinggi dan gelar mentereng tak cukup membuat pasangan suami istri itu melindungi lima anaknya dengan baik. Pasalnya, kedua pasutri itu kini dituduh menelantarkan lima orang anaknya.

Kasus ini mencuat saat bocah laki-laki D (8), diduga menjadi korban penelantaran anak oleh orangtuanya selama sebulan lebih di rumahnya di kawasan Citra Gran, Cibubur, Jawa Barat. Bocah itu tidur di pos satpam dan makan minum dari belas kasih tetangga. Kedua orangtuanya melarang D masuk ke dalam rumah. Tak hanya itu, empat anak perempuan lainnya juga ‘disekap’ di dalam rumah.

Baca juga:  ICW Resmi Luncurkan Situs Akademi Antikorupsi

Membantah
Dalam pemeriksaan sementara, UP menyangkal penelantaran yang dituduhkan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sebelumnya. “Sama sekali nggak ada. Tetangga saja yang fitnah kita,” kata UP yang kini diamankan di Mapolda Metro Jaya.

Dia menjelaskan, kondisi di rumahnya termasuk sebuah perumahan elite yang tidak ada pagarnya. Jika ada tetangga yang mengaku kalau anaknya dibiarkan bebas keluar-masuk rumah, itu merupakan hal biasa. Sementara istrinya, NS mengaku anaknya D sudah sering diberikan kunci rumah agar dia bisa keluar dan masuk ke rumah kapan saja. Untuk itu, dia menyesalkan sikap tetangga terhadap D.

Baca juga:  Jokowi Tetap Lanjutkan Lawatan ke Afganistan Pasca-bom

Pasangan suami istri ini mengaku tidak merasa nyaman dengan tetangga di sekitar rumahnya, karena dianggap terlalu ikut campur.

Positif Narkoba
Saat keduanya dilakukan pemeriksaan, petugas dari Satuan Renakta Polda Metro Jaya menggeledahan kediaman Utomo Permono.Hasilnya cukup mencengangkan. Polisi menemukan satu paket narkoba di rumah pasangan suami isteri sadis ini.

Hal ini menguatkan hasil pemeriksaan dokter RS Polri yang menyatakan keduanya adalah pengguna narkoba.

“Di rumah ini kami menemukan satu paket narkoba. Ini menguatkan hasil cek dokter rumah sakit, menyatakan Utomo Permono dan istrinya, Nur Indriasari, memang pengguna narkoba,” kata Ajun Komisaris Besar Dedi Hermansyah, yang memimpin penggeledahan, Jumat (15/5/2015).

Baca juga:  Centeng Kebun Federal Ditemukan Tewas

Meski begitu, Utomo dan Nur Indriasari belum ditetapkan sebagai tersangka. Polisi masih melakukan pendalaman terhadap kasus ini.

Jika dalam pemeriksaan kedua orangtua D terbukti sengaja menelantarkan anaknya, keduanya akan terancam hukuman pidana, revisi UU 35 Tahun 2014, dengan hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun serta denda 100 juta. Hak asuh atas kelima anaknya juga bisa dicabut. [ded|bbs]

Komentar Facebook