Edy: Pasar Harus Diawasi dari Spekulan yang Menimbun Barang Kebutuhan Pokok

Image result for edy rahmayadi
Labura,
SUMUTSATU.COM —
Calon
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) nomor urut 1 Edy Rahmayadi 
mengatakan perlunya pengawasan terhadap spekulan ‘nakal’ yang sengaja menimbun kebutuhan pokok demi mencari keuntungan lebih. Dengan demikian beban masyarakat tidak bertambah. Hal tersebut guna mengantisipasi kemungkinan
terjadinya lonjakan harga kebutuhan pokok jelang Ramadan dan Hari Raya Idul
Fitri.
“Biasanya harga-harga
kebutuhan pokok naik menjelang peringatan hari-hari besar keagamaan, seperti
saat mau puasa dan hari raya. Kenaikan harga karena tingginya permintaan
masyarakat, yang mengakibatkan ketersediaan barang menjadi minim. Untuk itu,
pemerintah harus bisa memastikan ketersediaan bahan pokok di tengah tingginya
permintaan,” kata Edy safari politik ke Pasar Inpres Aek Kanopan, Labuhan Batu
Utara (Labura), Selasa (20/3).
Selain itu, Edy meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Sumut maupun Kota/Kabupaten sigap mengatasi apabila hal tersebut terjadi.
“Kita berharap Tim
Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dapat menekan laju inflasi di daerah, dan
bekerja sama dengan penegak hukum mengawasi distribusi kebutuhan pokok. Juga
bersikap tanggap menggelar pasar murah bersama Bulog, saat kondisi harga di
pasar mulai tidak stabil,” sebutnya.
Edy juga mengakui ketersediaan
infrstruktur jalan yang baik, berpengaruh terhadap harga kebutuhan pokok.
Daerah Sumut, masih banyak yang kondisi jalannya buruk dan sulit dijangkau, yang
menambah cost operasional pengiriman barang, dan berujung pada kenaikan harga
barang.
Edy juga mengharapkan
agar pengelolaan pasar-pasar tradisional di Sumut ditata lebih baik lagi,
sehingga memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

“Kalau
pasar tradisional kita nyaman, tentu orang-orang yang belanja senang. Juga agar
pasar-pasar tradisional dapat bersaing dengan pasar-pasar modern, “ ujarnya.[am]

Komentar Facebook

Baca juga:  Tembok Suzuya Rubuh Menimpa Rumah Warga