Insentif Tak Dibayarkan, Ribuan Driver Lakukan Unjuk Rasa ke Kantor Grab

Related image
Medan, SUMUTSATU.COM — Sekitar
seribu driver ojek online berunjuk rasa di Kantor Manajemen Grab, Komplek CBD Polonia Kota Medan,
Rabu (21/3). Mereka protes dan menuding manajemen perusahaan telah melakukan
penipuan karena tidak membayarkan insentif dan promo para driver.

“Kami
merasa ditipu, sudah seminggu insentif dan bonus kami tidak dibayarkan,” kata
Syamsul, salah satu driver.

Para
driver mengaku tidak tahu alasan kenapa insentif dan bonus promo mereka tidak
dibayarkan. Karena pihak manajemen di Medan juga terkesan ‘buang badan’ saat ditanya
hal tersebut. 
“Kalau
ditanya pasti mereka cuma bilang ada kesalahan sistem dan menyerahkan ke
pusat,” kata Syamsul.

Driver
biasanya mendapat sampai Rp150 ribu per harinya jika menyelesaikan 25 orderan.
Selama seminggu ini mereka mengaku mengalami kerugian hingga Rp750 ribu per
minggu. 
“Sudahlah
tidak sebanding bayarannya. Ini malah enggak keluar pula insentifnya,” katanya.

Para
driver juga mengeluhkan perubahan
skema yang dilakukan manajemen. Awalnya, para driver hanya punya target 20 orderan. Namun sekarang mereka harus hingga
25 orderan dalam sehari.

“Enggak
pernah manajemen itu bilang ke kita kalau ada berubah. Makin hari makin berat.
Karena berubahnya juga enggak ada koordinasi sama kita di lapangan. Maunya
mereka itu lihat ke lapangan. Janan cuma ada di kantor. Kami juga punya
keluarga untuk dinafkahi,” kata Renaldo driver lainnya.[am]

Komentar Facebook

Baca juga:  Polisi Lalai, Tahanan Polres Labuhanbatu Kabur dari RSUD Rantauprapat