KPU Sumut Tetapkan Batas Dana Kampanye Jadi Rp84,740 Miliar

Image result for Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut Benget Silitonga
Medan,
SUMUTSATU.COM —
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut)
Benget Silitonga mengatakan pihaknya telah menetapkan
batas dana kampanye Rp84,740 miliar kepada pasangan calon (paslon) untuk Pilgubsu
2018.
“Hal ini berimplikasi
naiknya pembatasan dana kampanye bagi masing-masing paslon,” katanya, Medan, Selasa
(20/3).
Hal ini ditetapkan
dalam Keputusan KPU Sumut Nomor 61/PL.03.5.-/kpt/12/prov/ II/2018 tertanggal 27
Februari 2018 tentang pembatasan pengeluaran dana kampanye pasangan calon
gubernur dan wakil gubernur Sumut 2018 perubahan nomor
50/PL.03.5-kpt/12/prov/II/2018.
Benget mengungkapkan
sesuai keputusan KPU nomor 50 ke nomor 61 terjadi penambahan jumlah dana kampanye
sebesar Rp64 miliar.
Penambahan ini
terjadi karena KPU Sumut menambah jumlah alat peraga kampanye (APK) berupa
spanduk dari sebelumnya dua menjadi tiga per desa.
Pihaknya mengingatkan
agar seluruh pembiayaan kampanye masing-masing pasangan calon dilaporkan ke KPU
Sumut dimana nantinya akan diaudit.
“Diharapkan, seluruh
paslon agar dana kampanyenya tidak melebihi dari ketentuan KPU Sumut,” ujarnya.
Benget juga
menyampaikan saat ini seluruh APK tengah didistribusikan pihaknya ke 33
kabupaten/kota. Nantinya seluruh APK baik itu spanduk, poster atau baliho akan
dipasang KPU kabupaten/kota se-Sumut.
“Masing-masing KPU
kabupaten/kota diharapkan berkoordinasi dengan pemkab atau pemko setempat untuk
menentukan lokasi-lokasi pemasangan alat peraga kampanye,” katanya.
Dalam keputusan KPU
Sumut itu disebutkan untuk anggaran pembuatan baliho lima buah per
kabupaten/kota se Sumut sebesar Rp247,500 juta. Umbul-umbul 15 buah per
kecamatan di 444 kecamatan se Sumut sebesar Rp1,33 miliar. Spanduk 3 per desa
di 6.110 desa se-Sumut sebesar Rp3,666 miliar.
Ketiga APK dibuat PT
Pura Kudus dan saat ini sedang didistribusikan ke 33 kabupaten/kota. Sedangkan,
rapat umum pengerahan massa akan dibuat dua kali dengan anggaran Rp500 juta.
Pertemuan terbatas 60 kali Rp1,5 miliar. Pertemuan tatap muka 80 kali Rp300
juta. Pembuatan bahan kampanye Rp76,5 miliar. Jasa manajemen atau konsultan
Rp50 juta. Selebihnya untuk pembuatan bahan kampanye berupa selebaran, pamflet,
brosur, dan poster.[am]

Komentar Facebook

Baca juga:  Bawaslu Putuskan Partai Idaman Tak Lolos Pemilu 2019