SBY Teken Pemberhentian JR Saragih Sebagai Ketua DPD Demokrat Sumut

Hasil gambar untuk sby dan jr saragih
Jakarta, SUMUTSATU.COM — Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang
Yudhoyono (SBY) telah menyetujui pemberhentian JR Saragih sebagai Ketua DPD Partai
Demokrat Sumatera Utara (Sumut).

“Yang tandatangan SK pemberhentian kan
ketua umum dan sekjen,” kata Ketua Dewan Kehormatan Demokrat Amir
Syamsudin, Kamis (22/3) seperti dilansir Tirto.id

Amir mengatakan keputusan tersebut sesuai dengan
kode etik Demokrat. Yaitu, seorang kader diberhentikan sementara dari jabatan
kepengurusan jika menjadi tersangka dengan ancaman hukuman lima tahun penjara
atau lebih. 

“Ini kan Gakkumdu Sumatera Utara itu kan
sudah menetapkan dia sebagai tersangka dan ancamannya itu cukup tinggi, di atas
5 tahun,” kata Amir.
 
Meskipun begitu, kata Amir, tidak menutup
kemungkinan JR Saragih akan mendapatkan sanksi etik yang lebih berat, seperti
pemecatan sebagai kader. “Ini kan sudah persoalan hukum. Kita tunggu saja
prosesnya nanti,” kata Amir. 

Amir mengatakan posisi JR Saragih akan
digantikan Pelaksana Tugas (Plt) dari DPP Demokrat. Namun, ia belum bisa
memastikan sosok penggantinya. “Dengan begini dia (JR Saragih) bisa
menuntaskan persoalan hukumnya,” kata Amir.

Selain itu, Amir belum dapat memastikan kelanjutan
proses pencalonan JR Saragih sebab akan dibahas terlebih dahulu oleh DPP
Demokrat.
 
JR Saragih sempat mencalonkan diri sebagai Cagub
Sumut berpasangan dengan Ance Selian dari PKB. Namun, KPUD Sumut menyatakan
keduanya tidak lolos proses verifikasi berkas. KPUD Sumut menyatakan ijazah JR
Saragih tidak memenuhi syarat pencalonan karena berbentuk legalisir, bukan
asli. 
Untuk
diketahui, Tim Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Sumut juga menetapkan
JR Saragih sebagai tersangka pemalsuan legalisir fotokopi ijazah. JR Saragih
diduga melanggar Pasal 184 Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada.[dw]

Komentar Facebook

Baca juga:  Teater Rumah Mata Rayakan Milad di Museum Situs Kota Cina