Bawaslu Bakal Keluarkan Surat Edaran Larang APK Diluar Jadwal Kampanye

Image result for alat peraga kampanye
Jakarta, SUMUTSATU.COM — Badan
Pengawas Pemilu (Bawaslu) bakal buat surat edaran terkait pengawasan alat
peraga kampanye pada Pemilu dan Pilpres 2019. Adapun kampanye Pileg dan
Pilpres 2019, baru bisa dilakukan 23 September 2018 mendatang.

Anggota
Bawaslu Mochammad Afifuddin menuturkan hingga saat ini banyak ditemukan
pemasangan alat peraga kampanye di luar jadwal. Bawaslu dalam waktu dekat akan
mengirim surat edaran pengawasan alat peraga kampanye ke Bawaslu provinsi,
untuk diteruskan ke Panitia Pengawas Pemilu di daerahnya.

“Surat
edaran itu nanti isinya partai tidak boleh pasang alat peraga yang berlogo
parpol dan ada nomornya sebelum waktunya. Citra diri peserta pemilu kan di
situ,” katanya, Jakarta, Kamis (22/3).

Sejauh
ini Panwaslu di tingkat kota dan kabupaten telah melakukan pengawasan. Alat
peraga yang melanggar juga sudah banyak ditertibkan oleh Satuan Polisi Pamong
Praja, sebagai institusi yang mempunyai kewenangan.

“Semua
Bawaslu provinsi juga sudah kami kumpulkan untuk masalah ini,” tambahnya.

Menurut
Afifuddin, Bawaslu juga telah memanggil partai agar mereka bisa mematuhi aturan
untuk tidak memasang alat peraga sebelum jadwal kampanye. Bahkan, Partai
Perindo sudah dipanggil dan diperiksa karena diduga melakukan pelanggaran
mencuri start kampanye di media.

“Ini
menjadi warning agar partai bisa patuh,” ujarnya. Selain itu, Bawaslu
juga berharap masyarakat ikut mengawasi pelanggaran partai politik yang
melakukan kampanye sebelum waktunya.

Namun,
masyarakat diminta tidak bertindak sendiri dengan mencopot alat peraga yang
mereka anggap melanggar.

“Cukup
laporkan ke kami. Sebab, yang berwenang adalah Satpol PP dalam melakukan
penertiban,” imbaunya.[am]

Komentar Facebook

Baca juga:  Sidang Alfian Tanjung, Hasto Kristyanto: Pengurus PDI-P Bukan Kader PKI