PAN Siap Menarik Tokoh Aksi 212 sebagai Caleg

Image result for Wakil Sekretaris Jenderal PAN Saleh Partaonan Daulay
Jakarta, SUMUTSATU.COM — Partai
Amanat Nasional (PAN) merespons imbauan tokoh aksi 212, Habib Rizieq
Shihab  agar Gerindra, PKS, dan Partai
Bulan Bintang (PBB) bisa berkoalisi di Pilpres 2019. Wakil Sekretaris Jenderal
PAN Saleh Partaonan Daulay siap menindaklanjuti keinginan Rizieq.

“PAN
adalah partai terbuka. PAN membuka kesempatan kepada pihak yang memiliki visi
dan semangat perjuangan untuk bergabung. Dalam hal ini, alumni 212 banyak yang
pantas masuk ke kancah politik praktis,” katanya seperti dilansir VIVA, Jumat (23/3).

Saleh
menilai PAN siap menampung tokoh-tokoh gerakan 212 bergabung ke partai dan
menjadi anggota legislatif. Cara ini sebagai respons dari imbauan Rizieq.
Salah satu tokoh 212 yang sudah bergabung ke PAN adalah Egi Sudjana.

Menurutnya,
dari sejarah partai, PAN terlahir dari gerakan dan tuntutan umat. Kemudian,
faktor figur Amien Rais juga menjadi motivasi dari terobosan PAN ini.
Selain pendiri PAN, Amien juga tokoh aksi 212.

“Sebut
saja Pak Amien ini motivasinya. PAN sejarahnya lahir dari gerakan dan
tuntutan umat,” ujarnya.

Kemudian,
soal koalisi di Pilpres 2019 juga  perlu dilakukan pertemuan lintas tokoh
dan petinggi ormas-ormas Islam untuk mengatur strategi. Upaya ini untuk
menghimpun suara umat agar tidak tercerai berai.

“Dalam
kesempatan itu, semua harus membuka diri dan menghindari ego sektoral,”
katanya.

Lalu,
Saleh juga mendorong semua pihak yang ikut dalam aksi umat 212 melakukan
kampanye bersama baik formal maupun informal bagi pemenangan keempat partai itu.
Terakhir, dia meminta semua jaringan 212 diharapkan mengawal jalannya Pilkada
2018 hingga Pemilu 2019.

“Saya
yakin, jika keempat hal itu dilakukan, harapan HRS untuk menghimpun kekuatan
umat Islam bisa berhasil. Tetapi jika masih ada ego sektoral dan target
perjuangannya jangka pendek, tentu ada kesulitan tersendiri,” ujarnya.[am]

Komentar Facebook

Baca juga:  KPU Sumut Nyatakan Legalisasi Ijazah JR Saragih Tak Pernah Ada