Indo Barometer: Djoss Peroleh Suara 26 Persen, Bersaing Ketat dengan Eramas Sebesar 25,8 Persen

Image result for djoss dan eramas
Jakarta, SUMUTSATU.COM — Lembaga Survei Indo Barometer merilis
survei elektabilitas persaingan pasangan Calon Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy
Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas) dan Djarot Syaiful Hidayat-Sihar
Sitorus  (Djoss) di Pilgubsu 2018. Hasilnya, masing-masing kandidat tidak
ada yang menang secara signifikan.

“Dari simulasi pasangan calon, pasangan
Djarot-Sihar memperoleh dukungan sebesar 26 persen, bersaing ketat dengan
pasangan Edy-Ijeck yang memperoleh dukungan 25,8 persen, dan pasangan JR
Saragih-Ance 8,4 persen,” kata Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari saat
memaparkan hasil temuannya di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta, Jumat
(23/3).

Selainitu, Qodari mengatakan
kecenderungan pemilih juga berpotensi berubah seiring waktu, karena pemilihan
masih terhitung lama.
Namun, Qodari mengatakan hasil itu berbeda
ketika dilakukan survei tanpa menyertakan pasangan masing-masing, di mana Edy
Rahmayadi mengungguli Djarot dengan memperoleh 22,8 persen, sementara Djarot
mendapatkan 21,5 persen saat diberikan pertanyaan terbuka.
Meski begitu, saat diberikan pertanyaan
tertutup, ternyata Djarot menempati posisi teratas yakni 27,8 persen dan
ditempel ketat oleh Edy Rahmayadi.
“Jadi persaingan di Sumatera Utara saat
survei ini amat sangat ketat. Jadi, kita tidak tahu siapa yang akan menang
nantinya,” ujarnya.
Survei dilakukan pada 4-10 Februari 2018
dengan cara wawancara langsung terhadap 800 responden, menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 3,46 persen
pada tingkat kepercayaan 95 persen.[am]

Komentar Facebook

Baca juga:  Awal April Gerindra Akan Deklarasikan Prabowo Jadi Capres