Jaring 12 Nama Pendamping Jokowi, PSI Tak Gunakan Meode Survei

 Hasil gambar untuk psi jokowi
Jakarta, SUMUTSATU.COM – Partai Solidaritas
Indonesia (PSI) menyatakan
tidak menggunakan metode survei untuk menjaring 12 nama calon wakil presiden
yang akan ditawarkan untuk mendampingi Joko Widodo dalam Pilpres 2019.
“Agar bisa menjaring nama-nama di luar dunia politik,” kata Sekretaris
Jenderal PSI Raja Juli
Antoni, Senin (26/3), seperti dilansir Tempo.co.
Juli menyebutkan, sejumlah nama yang masuk dalam penjaringan PSI tersebut
berasal dari kalangan politikus dan profesional. Di antaranya, Ketua Umum
Partai Golkar Airlangga Hartarto, pengusaha Chairul Tanjung, Ketua Dewan
Pembina Pusat Muhammdiyah Din Syamsuddin, dan Menteri Koordinator Kemaritiman
Luhut B. Panjaitan, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan mantan hakim
Mahkamah Konstitusi Mahfud Md.
Selanjutnya, CEO Go-Jek Nadiem Makarim, pengusaha Rusdi Kirana, Ketua
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siroj, Menteri Keuangan Sri Mulyani
Indarwati, Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti dan Ketua GP Ansor
Yaqut Cholil Qoumas.
Juli menjelaskan nama-nama tersebut muncul berdasarkan penjaringan tim
riset PSI dengan bertanya langsung pada kalangan masyarakat, ormas, dan
komunitas. Penjajakan ini dilakukan oleh seluruh Dewan Perwakilan Wilayah PSI
hingga tingkat kecamatan seluruh Indonesia pada Februari hingga Maret 2018.
Hasilnya, PSI menemukan nama-nama di luar dunia politik yang diinginkan
oleh masyarakat, seperti Nadiem Makarim dan Rusdi Kirana. Keduanya dinilai
sebagai anak bangsa yang memiliki potensi besar dan telah menunjukan kontribusi
yang besar dalam pembangunan bangsa.
Menurut Juli, dengan cara ini PSI mampu memberikan alternatif lain kepada
Jokowi dalam menentukan cawapresnya. “Kalau survei tentu, nama-nama ini
tidak masuk,” ujarnya.
PSI pun
mengatakan langkah ini sebatas pertimbangan bagi Jokowi. “Karena cawapres
sepenuhnya hak prerogatifnya Jokowi,” tutupnya.[dw]

Komentar Facebook

Baca juga:  PDIP Sudah Kantongi Sejumlah Nama Cawapres Jokowi