Eramas Unggul di Empat Survei Elektabilitas Paslon Gubernur Sumut

Image result for eramas
Medan, SUMUTSATU.COM — Lima lembaga survei telah
merilis hasil kajiannya soal elektabilitas Calon Gubernur Sumatera Utara (Sumut)
yang berlaga di Pilgubsu 2018. Hasilnya, empat lembaga survei menyatakan pasangan
Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas) unggul dari pasangan Djarot-Sihar (Djoss).
Dari lima itu, hanya satu
lembaga survei yaitu Indo Barometer saja yang merilis pasangan Djarot-Sihar
unggul sangat tipis dari Eramas.
Berkaitan dengan hali ini, Pakar
Politik Shohibul Anshor menilai peluang memenangi Pilgubsu pasangan Eramas
memang cukup unggul dibanding pesaingnya Djoss.
“Peluang Edy-Ijeck cukup
besar mengingat rivalnya tidak memiliki waktu yang cukup untuk sosialisasi dan
karena fakta Djarot baru datang dang langsung mau jadi gubernur, resistensi
cukup besar dari semua lapisan,” ujarnya.
Ia menggarisbawahi perbedaan hasil kajian dari beberapa lembaga survei dalam periode yang tak
begitu jauh berbeda mengesankan adanya perbedaan dalam dua hal.
Pertama,
metode dan kedua, perbedaan kepentingan. “Bisa juga ada faktor ketiga, yakni
metode dan kepentingan,” ungkapnya.
Namun ia mengakui, dari data
yang ada tidak terjelaskan oleh survei seberapa besar pengaruh faktor-faktor
nonelektoral seperti money politic,
kecurangan, manipulasi perhitungan suara dan lain-lain terhadap hasil Pilgubsu
2018. “Sebab siapapun bisa curang dalam hal ini termasuk penyelenggara,” ujarnya.
Sebelumnya
dirincikan, lima lembaga melakukan survei terhadap pasangan calon yang akan
bertarung pada Pilgubsu 2018.
Pertama Median yang dalam
surveinya 15-25 Januari 2018 menempatkan pasangan Eramas unggul 33,1 persen
dibanding Djarot-Sihar yang hanya meraup 19,2 persen.
Survei kedua dari Indo
Barometer yang melakukan kajian 4-10 Februari 2018. Dari surveinya, Indo
Barometer menempatkan pasangan Djarot-Sihar unggul 27,8 persen dibanding
pasangan Eramas 27,4 persen.
Ketiga ada lembaga survei
LSPP yang melakukan kajian pada 18-27 Februari 2018. Di survei itu, pasangan
Eramas unggul mutlak di angka 42,7 persen berbanding 19,14 persen yang diraih
pasangan Djoss.
Keempat yakni lembaga survey
CEPP Fisip USU. Dalam rilisnya CEPP USU menyebut pasangan Eramas meraup 49,08
persen berbanding 30,31 persen yang diraih pasangan Djoss.
Survei yang kelima yakni
Stratak Imdonesia yang menempatkan pasangan Eramas unggul 36,91 persen
berbanding 24,71 persen yang diraih pasangan Djoss.[am]

Komentar Facebook

Baca juga:  JR Saragih Pastikan Mencoblos di Pilkada Sumut 2018