Tapteng Dilanda Banjir, 6 Meninggal, Tiga Orang Hilang

Akibat intensitas hujan yang tinggi, sebanyak 7 desa/kelurahan di Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) direndam bencana banjir, Rabu (29/01/2020) sekitar pukul 01.00 WIB. Banjir dengan tinggi muka air sekitar 2 sampai 2,5 meter tersebut juga menyebabkan 6 warga meninggal dunia, 3 orang hilang, 22 luka-luka dan sebanyak 700 KK terdampak banjir.

Baca juga:  WHO Umumkan Nama Baru Virus Corona

Sekretaris BPBD Tapanuli Tengah, Agus Haryanto mengatakan, pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah sudah menetapkan status tanggap darurat pasca banjir bandang yang melanda Kecamatan Barus dan Andam Dewi, Selasa (29/01/2020). Status tanggap darurat sendiri berlangsung selama 7 hari kedepan. “Status tanggap darurat terhitung mulai hari ini hingga 5 Februari mendatang,” ungkap Agus.

Baca juga:  IRT Tewas dengan Usus Berburai, Diduga Korban Pembunuhan

Pasca penetapan status tanggap darurat, Agus mengatakan bahwa Pemkab Tapteng telah melakukan sinergi dengan TNI/Polri untuk melakukan penanganan dan proses evakuasi terhadap korban. “Tak hanya itu, Bupati juga sudah memerintah seluruh OPD untuk pro aktif dalam membantu proses penanganan pasca banjir bandang,” ujar Agus.

Baca juga:  Masyarakat Diimbau Patuhi Upaya Pencegahan Covid-19

Agus juga menerangkan bahwa saat ini Dinas Sosial Tapteng juga sudah mendirikan posko pengungsia dan dapur umum di Kecamatan Barus dan Andam Dewi. “BPBD Provinsi juga saat ini akan ikut turun kesini untuk membawa bantuan,” tandasnya.

Komentar Facebook