Fokus Naikkan Berat Badan, Perkembangan Bayi Kembar Siam di RSUPHAM Terus Dipantau

MEDAN – Kassubag Humas Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUPHAM) Rosario Dorothy Simanjuntak menyampaikan, hingga kini, bayi kembar siam dempet perut asal Labuhanbatu yang dirawat di RSUPHAM Medan, kondisinya sudah semakin membaik.

Namun, sejauh ini tim dokter belum menentukan kapan waktu yang tepat untuk operasi pemisahan kedua bayi tersebut karena masih dalam kategori Berat Badan Lahir Rendah (BBLR).

“Untuk pemisahan belum tahu, karena kondisi berat badannya masih jauh sekali,” ungkapnya, Jumat (21/2/2020).

Namun kata Rosa, untuk pemisahan memang bukan hanya berat badan saja yang menjadi pertimbangan, melainkan beberapa faktor lain, termasuk kondisi kematangan organnya.

Baca juga:  XL Tantang Pegiat Media Sosial Riau Buktikan Ketangguhan Jaringan Data

Begitupun, lanjut Rosa, tim dokter juga belum ada melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap organ dalam kedua bayi. Sebab sampai saat ini, tim dokter masih fokus untuk menaikkan berat badan dan memperbaiki kondisi umum dari bayi kembar siam tersebut.

“Artinya karena BBLR, kondisi umumnya belum begitu bagus. Jadi fokus utama untuk menaikan berat badan dan memperbaiki kondisi dulu baru nanti selanjutnya akan ada pemeriksaan kearah sana,” jelasnya.

Baca juga:  Pendirian Universitas Negeri Tapanuli Raya di dukung PB HMI

Rosa menyebutkan, saat ini bayi kembar siam tersebut sudah dirawat di ruang Perinatologi khusus setelah dipindahkan dari ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU). Bayi kembar siam tersebut juga sudah tidak lagi menggunakan ventilator, dan alat bantu lain apapun.

“Saat ini beratnya sudah 5.640 gram dari sebelumnya yang hanya 2.640 gram. Namun ini juga belum ideal,” imbuhnya.

Rosa menambahkan, saat ini kebutuhan dari bayi kembar siam ini relatif terpenuhi karena orang tuanya cukup banyak mendapatkan bantuan. Bayi kembar siam ini juga sudah meminum ASI, meski masih harus dibantu susu formula khusus untuk bayi prematur.

Baca juga:  Pengelola Donasi Konsumen Alfamidi kucurkan 11.200 Paket Sembako Peduli Covid-19

“Untuk biaya perobatan dari bayi, dicover penuh oleh BPJS Kesehatan,” pungkasnya.

Sebagaimana yang diketahui, bayi kembar siam asal Labuhanbatu berjenis kelamin laki-laki ini lahir dengan berat 2.640 gram dan panjang 39 cm pada Senin (9/12/2019) lalu di RSUPHAM Medan. [Lulu]

Komentar Facebook