Peran Jurnalis dan Pewarta Foto Sangat Dibutuhkan Dorong Kepedulian Lingkungan

MEDAN – Sumatera Tropical Forest Journalism (STFJ) dan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan, bersama Photographers Without Borders (PWB), YOSL-OIC, TFCA Sumatera, Leuser Conservation Partnership, menggelar diskusi fotografi lingkungan bertemakan Harmony With Nature di kantor Yayasan Orangutan Sumatera Lestari – Orangutan Information Centre (YOSL-OIC) Medan, Jumat (21/2/2020).

Baca juga:  UPZ PT Bank Sumut dan Rumah Zakat Setrilisasi 40 Titik di Kota Medan

Dalam acara tersebut, ketua PFI-Medan sekaligus Direktur STFJ, Rahmad Suryadi menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pendukung kegiatan dan telah berkolaborasi melakukan diskusi fotografi lingkungan.

Rahmad berharap kegiatan yang rencananya digelar reguler ini akan menjadi momentum meyatukan visi bersama antara jurnalis dan NGO dalam mendorong isu-isu lingkungan yang lebih komprehensif.

Baca juga:  Ucok Warrior, Kompetisi Pejuang Keselamatan Kerja

“Ini kesempatan yang sangat baik, berkolaborasi bersama sekaligus menjadi ajang kampanye kegiatan konservasi lingkungan,” ungkap Rahmad.

Danielle Da Silva seorang Fotografer National Geogrpahic asal kanada sekaligus founder PWB juga ikut mengisi diskusi berpesan kepada para fotografer agar bertanggung jawab kepada kameranya tentang hasil visual yang diabadikan.

Baca juga:  DPD KNPI Sumut Bentuk Tim Safari Ramadhan

“Etika dalam menyampaikan foto itu harus fakta, baik itu positif atau negatif seorang fotografer harus menyampaikan dalam realita yang ada dihadapinya”, ucap Daniella.

Daniella berharap kepada para fotografer agar lebih peka dalam menyampaikan visual terutama isu-isu lingkungan saat ini. [rel]

Komentar Facebook