Pemuda LIRA SUMUT, Bachtiar : Pilkada Langsung Dinilai Gagal

Medan – Sistem pemilihan Kepala Daerah ke DPRD Provinsi, Kabupaten, dan Kota sudah saatnya di kembalikan.

Pilkada langsung yang dipilih masyarakat tidak melahirkan Kepala Daerah yang bersih, jujur, dan kredibel. Malah memberikan dampak pemborosan uang Negara,”Ucap Bachtiar (Ketua Pemuda Lira Sumut).

“Usaha dan upaya dalam menciptakan kepala Daerah yang benar – benar bersih itu kandas akibat dana untuk pencalonan kepala daerah terlalu besar costnya. Calon kepala daerah wajib mencari Partai Politik dalam syarat mendukung maju dan wajib mempunyai dana sosialisasi ke masyarakat sangat lah Besar.

Baca juga:  JR Saragih Gagal, Demokrat Lakukan Perlawanan Hukum, Politik, dan Sosial

Dalam pilkada melalui Legislatif atau DPR, penegak hukum seperti KPK, Kejaksaan dan Kepolisian diminta untuk melakukan pengawasan ketat untuk menghindari politik transaksional, “KPK kan bisa menyadap untuk menghindari politik transaksional itu”.

Bila sistem pilkada langsung kepala daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota tetap diterapkan di Republik Indonesia maka bukan mustahil semua kepala daerah akan tetap melakukan KKN.

Konpensasi untuk menarik cost yang telah dikeluarkan kepala daerah pasti nya tetap akan terjadi, belum lagi akibat ada nya calon kepala daerah yang telah melakukan bargaining politik dengan para pemodal dan Partai Politik. Bila calon kepala daerah yang menang pasti akan mengembalikan pengeluaran semasa kampanye bagaimana pun caranya.

Baca juga:  Bobby Janji Bangun New Medan Berlandas Semangat Kolaborasi

Sebenarnya kondisi ini sudah di ketahui oleh semua Pakar Politik dan para Tokoh Nasional di Tanah Air.
KPK dalam Hal ini juga telah berungkali mengatakan bahwa hampir seluruh kepala daerah terindikasi korupsi akibat dari sistem pilkada langsung.

Kita berharap sistem pilkada langsung bisa di revisi dan dikembalikan ke sistem yang lalu.
Agar kepala daerah yang terpilih tidak lagi terbebani dengan modal yang harus dikembalikan dengan cara KKN.

Baca juga:  Sekjen PDIP: Dukungan Demokrat Bisa Perkuat Pemerintahan Jokowi

Jangan lagi kita berpikir cara pemilihan kepala daerah di Orde Baru itu hal yang negatif, Malah ternyata sistem pemilihan seperti pada Orde Baru jauh lebih baik ketimbang zaman Reformasi.

Ambil poin positif buang jauh sistem yang negatif. Sampai kapan kita pertahankan sistem yang gagal,’Tutup Bachtiar.(Ari)

Komentar Facebook