Tolak Omnibus Law, Massa Aksi Padati Jalan Utama Masuk Kota Medan

MEDAN – Ratusan massa menolak Omnibus Law, melakukan Aksi Jalan Kaki dari Jalan SM Raja menuju Flay Over Amplas. Aksi mengakibatkan lalu lintas macet menuju Medan dan keluar Kota Medan.

Massa berkumpul di simpang Jalan Tritura mulai jam 11.50 Wib, berjalan menuju Fly Over Amplas.Mahasiswa, buruh, dan petani yang melakukan aksi membawa spanduk bertuliskan Menolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja (Ciptaker).

Baca juga:  KNPI Sumut Rombak Pengurus, Ini Daftar Lengkapnya
Massa aksi Penolakan

“Aksi penolakan Omnibus Law ini digelar serentak dibeberapa provinsi. Ini adalah bentuk kritik masyarakat terhadap pemerintah terhadap kebijakan yang tidak menguntungkan masyarakat,” ucap Koordinator Aksi, Putra, Kamis (16/7/2020).

Kata dia, Omnibus Law UU Cipta Kerja sudah beberapa kali di agendakan pengesahannya. Namun terus di tunda-tunda waktunya melihat kondisi poltik dan penolakan dari banyak kalangan masyarakat.

Baca juga:  Edy Rahmayadi Apresiasi Study Camp Qurani Kota Tebingtinggi

Dalam orasinya Putra mengungkapkan aksi ini adalah bentuk dari perjuangan rakyat atas ketidakadilan pemerintah terhadap buruh, petani, dan rakyat kecil.

“Omnibus Law UU Cipta Kerja hanya akan menjadikan masyarakat susah dan memberikan investor atau pemodal kemudahan. Hanya pemodal dan pengusaha yang akan di untungkan dalam UU Cipta Kerja ini. Kami disini hadir karena kesewenang – wenangan mereka para pengambil kebijakan,” ucap Putra.

Baca juga:  Akhyar Dampingi Pangdam I/BB Resmikan Kantor Koramil 10/ML

Pantauan sumutsatu.com, dalam aksi, massa menyanyikan dan berorasi meneriakkan Tolak Omnibus Law. Terlihat juga aparat sedang berjaga mengawal di sekitar lokasi. [Ari]

Komentar Facebook