Diduga Menistakan Agama, JBMI Laporkan Akun FB Hotdiana Gurning

Labuhanbatu – Dewan Pimpinan Daerah Jam’iyah Batak Muslim Indonesia (DPD JBMI) Labuhanbatu laporkan pemilik akun Facebook yang diduga telah menebar ujaran kebencian, Senin ( 27/07/2020) malam.

 

Akun Facebook itu bernama Hotdiana Gurning. Melalui status dan komentarnya, akun tersebut diduga telah melakukan penistaan terhadap agama Islam.

 

Didampingi oleh Sekretaris DPD JBMI Labuhanbatu Utara Darwin Marpaung, dan Ketua KUPAZ Labuhanbatu Tengku Alfan, Ketua DPD JBMI Labuhanbatu Sabaruddin Pohan sekitar pukul 19.00 Wib melaporkan akun Facebook tersebut ke Kantor Polres Labuhanbatu.

 

“Akun Facebook yang bernama “Hotdiana Gutning” ini diduga telah melakukan penistaan agama melalui akun Facebooknya. Sebagai warga negara dan masyarakat kita sudah ingatkan untuk menghapus atau mengklarifikasi postingan penistaan itu. Namun yang bersangkutan sepertinya tidak mengindahkan nasehat itu. Makanya kita buat langkah-langkah hukum untuk segera di proses”, Ungkap Sabaruddin.

Baca juga:  Bandar Narkoba Man Batak Diperiksa Guna Melakukan Pengembangan

 

Menurutnya, langkah melaporkan akun Facebook tersebut kepada pihak berwajib harus dilakukan oleh pihaknya, untuk mengindarkan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Terlebih lagi kata Sabar, postingan akun itu menyinggung persoalan Agama Islam.

 

“Sebab, jika langkah ini tidak dilakukan kita khawatir kondisi akan semakin kacau dan tidak terkontrol dalam kehidupan bermasyarakat. Apalagi masalah yang di postingan itu menyinggung persoalan agama”, Tambahnya.

 

Sementara itu, Saksi Pelapor, Sekretaris DPD JBMI Labuhanbatu Utara, Darwin Marpaung, mengucapkan terimakasih kepada pihak Polres Labuhanbatu yang sigap dan cepat dalam pelayanan laporan dugaan penistaan agama tersebut.

 

“Kami menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak kepolisian Polres Labuhanbatu yang sigap dan cepat tanggap dalam pelayanan Laporan terkait Dugaan penistaan Agama ini”, ucapnya.

 

Dirinya menghimbau, agar seluruh lapisan masyarakat untuk selalu berhati hati dan bijak dalam mengunakan media Sosial.

Baca juga:  Diduga Lakukan Penggelapan, Oknum Pimpinan BRI Cabang Rantauprapat di Polisikan

 

“Dan kami menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak terpancing dengan isu-isu dan statment seperti ini. Kita serahkan saja kepada proses hukum yang ada di negara ini. Semua harus menahan diri demi terjaganya kondusifitas negeri kita khususnya Daerah Labuhanbatu Raya. Dengan demikian mari kita jadikan ini sebagai pelajaran bagi kita semua bahwa kita harus selalu waspada berhati hati dan bijak mengunakan media Sosial”, tambahnya.

 

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua KUPAZ Labuhanbatu, Tengku Alfan.

Menurutnya, tindakan seperti yang dilakukan akun Facebook Hotdiana Gurning itu, tidak baik untuk ditiru.

 

“Akun Facebook Hotdiana Gurning ini tidak baik untuk ditiru, karena sangat rentan dengan perselisihan bahkan perpecahan di dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan beragama. Marilah kita saling hormat menghormati dalam kebinekaan”, ungkapnya.

Baca juga:  Bupati Serahkan Ranperda PAPBD Labuhanbatu

 

Dirinya berharap, agar persoalan ujaran kebencian kedepan tidak terjadi lagi di Labuhanbatu Raya.

 

“Kita berharap hal ini tidak terulang kembali di daerah kita Labuhanbatu Raya , karena kekondusifan kita antar Agama, suku sangatlah terjaga. Semoga Indikasi Gila tidak berlaku di Labuhanbatu, karena menurut penilaian kita dari Postingan-postingan beliau kalimat nya sangat tersusun baik, dan tidak ada orang gila mampu membuat sperti itu. Ironisnya, kenapa harus ISLAM. Semoga Polres Labuhanbatu dapat menindak tegas hal ini, karena kami yakin bahwa Di Labuhanbatu Raya ini hukum masih berdiri tegak,” Tandasnya.

 

Berdasarkan pantauan media, lebih kurang sekitar 3 jam Pelapor dimintai keterangan di ruangan Spk Mapolres Labuhanbatu, hingga akhirnya dikeluarkan Surat Tanda Terima Laporan No. STTLP/869/VII/Yan 2.5/2020/SPKT RES – LB.

Komentar Facebook