KPOTI Lakukan Pendataan Permainan Tradisional di Kampung Adat Batak Desa Adat Ragi Hotang Meat

Humbahas – Utusan Kemendikbud melalui Direktorat Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat Bersama Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) tiba di bandara Silangit, Dalam Program Expedisi Pendataan Permainan Tradisional di Kampung Adat (PATAKA), Sabtu, (12/12/2020).

Dalam aktivitasnya TIM Expedisi Pendataan Permainan Tradisional di Kampung Adat (PATAKA) di dampingi oleh KPOTI Provinsi Sumatera Utara, KPOTI Toba, Hubang Hasundutan dan KPOTI Tapanuli Utara.

“Kami bersama KPOTI Toba, Humbahas dan Taput siap mendampingi seluruh rangkaian kegiatan TIM Expedisi PATAKA dalam melakukan Pendataan Permainan Tradisional di Kampung Adat di Desa Ragi Hotang” ucap Agustin Sastrawan Harahap Ketua Umum KPOTI Provinsi Sumatera Utara.

Pendataan dilakukan selama 3 hari dimulai tanggal 12 sampai dengan 15 Desember 2020,

Sejauh ini ada 7 Permainan Tradisional yang Terdata di Sumatera Utara yang memiliki keunikan dan nilai nilai yang sangat luarbiasa, antara lain :

Baca juga:  Sikapi Pandemi Covid-19, Pengusaha Beras di Medan Berikan Beras Gratis pada Abang Tukang Becak

1. Datuk Husip

2. Marhorbo Horbo

3. Marjakkob

4. Marjambatan Tapanuli

5. Mossak Batak

6. Judi Parang

7. Catur Batak

Nantinya hasil Expedisi Pendataan Permainan Tradisional akan diteliti dengan beberapa cara dan upaya sampai kepada nilai nilai filosofis, budaya, dan mafaat yang terdapat pada Permainan Tradisional dapat dirasakan oleh masyarakat. Ujar Indra TIM Expedisi PATAKA.

Disambung oleh Taufik Hidayat Suharto “Wakil Ketua I Bidang Organisasi dan Pengembangan Daerah”, “Bukan hanya itu, data data Permainan Tradisional yang ditemukan akan diajukan menjadi Warisan Budaya Tak Benda sehingga Permainan Tradisional yang menjadi warisan turun temurun di tanah batak khususnya tidak dapat di klaim oleh pihak manapun, kemudian selanjutnya akan dilakukan Penggiatan, Pelestarian dan Pemasalan”.

Baca juga:  Kemendikbudristek dan KPOTI Sumut Bentuk Pangkotrad di 250 Desa

Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) melalui program ini akan menyusun semua data menjadi sebuah data base atau buku yang bersifat dokumen agar Permainan Tradisional yang berada di Kampung Adat tidak Punah.

Anak anak tidak mengenal Permainan Tradisional bukan karena tidak ingin bermain, tetapi anak anak tersebut tidak ada yang mengajarkan dan tidak ada yang mengenalkan, padahal Permainan Tradisional banyak memberikan manfaat dan nilai nilai luhur disegala aspeknya.

Geovanni Nainggolan, menyampaikan, “Terima kasih yang sebesar “nya kami sampaikan kepada KPOTI dan TIM PATAKA yang sudah membantu kami sebagai Penggiat Permainan Tradisional dalam melakukan pendataan Permainan Tradisional di Toba terkhusus di Desa Adat Ragi Hotang Meat, kami akan terus menggiatkan, mengembangkan warisan budaya ini serta mengenalkannya keseluruh masyarakat Toba, Indonesia dan dikenal di seluruh dunia”.

Baca juga:  Pengalaman Djarot Jadi Modal Maju di Pilgubsu 2018

Rasa syukur dan terima kasih tak lupa juga disampaikan oleh TIM Pataka kepada KPOTI Sumatera Utara, Toba, Humbang Hasudutan, Tapanuli Utara atas sambutan yang sangat luarbiasa, membantu kami melakukan pendataan, tanpa adanya dukungan dari rekan rekan sekalian, pasti kami akan kesulitan dalam melakukan pendataan ini, sekali lagi kami ucapkan terimakasih, Hari Agustina Muharom, TIM PATAKA

Di akhir perjalanannya TIM PATAKA dan KPOTI Provinsi Sumatera Utara di sematkan Sirat.

Oleh KPOTI Toba, Geovanni Nainggolan Selaku Sekretaris Umum KPOTI Toba beserta Pengurus yang lain dilanjutkan dengan foto bersama.(Ari)

Komentar Facebook