Dua Anggota Man Batak Ditembak Polisi

Labuhanbatu – MZ alias Zuned  (31) bersama rekannya HT alias Ogut (43), ditangkap Satnarkoba Polres Labuhanbatu, Minggu (7/2/2021) Dini Hari sekira Pukul 00.00 WIB. Kedua warga Jalan Padang Matinggi Rantauprapat ini, saat ditangkap sempat melawan sehingga polisi melakukan tindakan tegas dengan menembak kaki para tersangka

Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan,SIK  melalui Kasat Res Narkoba AKP Martualesi Sitepu,SH, Senin (8/2/2021) menyampaikan pihaknya berhasil menangkap dua orang anggota Bandar Sabu Firman Pasaribu alias Man Batak yang ditangkap beberapa hari yang lalu oleh Polda Sumatera Utara.

Baca juga:  Unggul 65 Suara Data C1 di Pilkada Labuhanbatu, Tim Erik: Kawal Total Kemenangan

Dijelaskannya, adapun peran dari tersangka Zuned sebagai pengutip hasil penjualan Narkoba milik Man Batak. Sedangkan, tersangka Ogut berperan sebagai pembagi narkoba sabu kepada para pengedar yang membeli.

“Berdasarkan pengakuan kedua tersangka, merekalah selama ini menjadi kaki tangan Man Batak di lapangan,”ungkap Kasat Res Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Martualesi Sitepu.

Adapun barang bukti yang disita dari tersangka Zuned yaitu, dua Bungkus Plastik Klip Sedang diduga Berisikan Narkotika jenis sabu seberat 10,03 Gram, satu Unit handphone android dan satu unit handphone Nokia dan satu bilah pedang samurai.

Baca juga:  Akhyar Buka Jambore PKK Kota Medan 2020

Sedangkan dari tangan tersangka Ogut, polisi menyita dua bungkus Plastik Klip Sedang diduga Berisikan Narkotika Jenis Sabu Berat : 10,48 Gram, satu Bungkus Plastik Klip Besar diduga Berisikan Narkotika Jenis Sabu Berat 32,26 Gram, satu Unit Sepeda Motor KLX, satu Unit Handphone android dan dua Unit handphone Nokia ,Uang Rp 300.000 dan satu buah mancis.

Baca juga:  Pabrik Sabu di Tuntungan Jaringan Narkoba Aceh Tamiang

“Total barang bukti sabu yang disita dari kedua 52,77 gram brutto,” terang Kasat.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal 114 (2) Sub 112 (2) UU RI no.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (fen)

Komentar Facebook