Kadishub Labuhanbatu: Truk Boleh Masuk Kota

Truk bermuatan besar sedang melintasi jalan Sirandorung Rantauprapat. (NDI)

RANTAUPRAPAT – Terjawab sudah, penyebab truk berkapasitas besar bebas keluar masuk di Kota Rantauprapat. Hal ini dikarenakan pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Labuhanbatu memperbolehkannya.

“Truk diperbolehkan masuk kota. Tetapi ada jam tertentu, tidak ada larangan” ucap Kadis Perhubungan Kabupaten Labuhanbatu, Tuahta Saragih saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (23/2/2021).

Dijelaskannya, adapun truk yang sering keluar masuk Kota Rantauprapat merupakan milik gudang Sekawan Jaya, sebuah perusahaan yang terletak di Jalinsum By Pass Rantauprapat.

Baca juga:  Gubernur Konferensi Video dengan 33 Bupati/Walikota, Segera Kirim Alat Medis dan Permudah Koordinasi

“Yang punya gudang bernama Asang, memang truknya yang sering melintas. Kami tidak bisa menindak, cuma himbauan saja lah” Ungkap Tuahta.

Anehnya, pernyataan Kadishub tersebut, bertolak belakang dengan pernyataan anggota Komisi 4 DPRD Labuhanbatu Ponimin dan Zulkarnain Harahap. Kata mereka, truk besar tidak diperbolehkan masuk Kota. 

Baca juga:  Ops Antik Toba 2021, Sebanyak 126 Kasus Berhasil Diungkap Polres Labuhanbatu

“Tidak ada jam tertentu itu, intinya truk tidak boleh masuk kota,” kata Ponimin diamini rekannya Zulkarnain.

Bahkan, kedua politisi dari PAN dan PBB ini mengancam, akan memotong anggaran di Dinas Perhubungan Labuhanbatu, jika tidak bermanfaat untuk fasilitas umum.

“Kalau tidak ada manfaat anggaran di Dishub itu, kita akan potong . Sebab, kami tidak pernah persulit anggaran, jika untuk kepentingan dan fasilitas umum,” tegas Ponimin.

Baca juga:  KNPI Deliserdang Solid Dukung Samsir Pohan, Sebut Oknum Rapat Liar Cuma Cari Panggung

Untuk diketahui, UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, menyebutkan bahwa Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) diperbolehkan melakukan penindakan bagi truk melebihi kapasitas dengan dimensi yang tidak sesuai dengan standar. (NDI)

Komentar Facebook