Hanya Menguntungkan Pengusaha, DPRD Labuhanbatu: Dishub Jangan Tutup Mata

Teks Foto: Wakil Ketua DPRD Labuhanbatu

RANTAUPRAPAT–Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Labuhanbatu Abdul Karim Hasibuan meminta kepada Dinas Perhubungan agar melarang masuk nya truk di kota Rantauprapat yang mengakibatkan jalanan rusak parah dan terjadinya kemacetan sehingga merugikan masyarakat sebagai pengguna jalan.

 

 

“Kita meminta kepada pihak Dishub untuk melarang truk masuk kota, itu jelas merugikan negara dengan rusaknya jalanan dan membuat kemacetan sehingga berdampak bagi masyarakat,”ucapnya saat dikonfirmasi Jumat (26/02/2021).

 

 

Baca juga:  Budaya Taat Hukum Lemah, Bisa Perpanjang Masa Penanganan Covid-19

Bahkan, Karim mengatakan masuknya truk di kota Rantauprapat hanya akan menguntungkan pengusaha saja. Sementara penghasilan untuk PAD Labuhanbatu tidak ada.

 

 

“Masuknya truk ke kota hanya menguntungkan pengusaha saja, retribusi tidak ada, jangan karena pengusaha itu toke-toke, lalu masyarakat yang harus menanggung dampak nya,”kata karim.

 

 

Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Gerindra ini juga meminta kepada Dishub untuk tidak tutup mata terkait bebasnya truk masuk kota Rantauprapat.

 

Baca juga:  Jokowi Undang Ketua Hipmi Sumut dan Papua Barat Bahas Infrastruktur

 

“Masuknya truk ke kota hanya keuntungan sepihak saja bagi pengusaha, Dishub jangan tutup mata hanya mengutamakan kepentingan segelintir orang daripada masyarakat Labuhanbatu,”pintanya.

 

 

Karim juga mengatakan, masuk nya truk di seputaran kota Rantauprapat hanya memberikan dampak negatif kepada masyarakat sebagai pengguna jalan, karena retribusi tidak ada masuk ke PAD Labuhanbatu.

 

 

“Masuknya truk ke kota itu hanya memberikan dampak negatif bagi masyarakat, kita akan serius menangani keluhan masyarakat ini, karena dari retribusi pun itu tidak ada, apa untung nya bagi kita,”katanya.

 

Baca juga:  Sampah Dimana-mana, Rencana Kabupaten/kota Sehat Hanya Angan-Angan

 

Sementara itu, Anggota Komisi 4 DPRD Hj.Maisyarah menjelaskan akan kembali memanggil Kadishub senin depan untuk melakukan RDP terkait bebasnya truk masuk kota yang mengakibatkan dampak buruk bagi pengguna jalan lain.

“Kita selasa ada rapat paripurna, dan senin kita akan panggil kembali Kadishub untuk melakukan RDP,”jelasnya. (anditan)

Komentar Facebook