Setelah Mendapat Kritikan, Petugas Dishub Berjaga Larang Truk Masuk Kota

Petugas Dishub Sedang Berjaga di Simpang Sirandorung

RANTAUPRAPAT–Setelah mendapat kritikan dari beberapa media yang kemudian menjadi bahan evaluasi oleh Wakil Ketua DPRD Labuhanbatu dan Komisi 4 DPRD. Akhirnya, Dinas Perhubungan Labuhanbatu menerjunkan anggotanya yang berada di lima titik rawan truk-truk masuk di seputaran kota Rantauprapat.

 

“Sudah 2 hari kami jaga disini bang, dan ada 5 titik yang menjadi prioritas kami, yaitu simpang Sirandorung, Aek Matio, Simpang Kompi, Jalan Tenis dan Simpang Hokli,”ucap Lembang yang bertugas di simpang Sirandorung Selasa (02/03/2021).

 

Baca juga:  Jalan Rusak Sepanjang 2 Km di Sunggal Tak Kunjung Diperbaiki

 

Namun, rekannya Eko P Sitorus menjelaskan hanya berjaga di jam tertentu saja antara pukul 09:00 – 12:00 Wib, kemudian pukul 15:00 -16:00 Wib.

 

 

“Kita hanya membatasi truk beroda 8 ke atas untuk larangan masuk ke kota Rantauprapat,”jelasnya.

 

 

Petugas yang berjaga di simpang Sirandorung meminta agar Pos Jaga, Portal dan biaya operasional bisa lebih diperhatikan lagi.

 

Baca juga:  Dihadiri Bobby Nasution dan KNPI Sumut, BEM Nus Siap Kolaborasi Bersama Pemerintah Hadapi Pandemi

 

“Kalau bisa bang dibuat lagi lah Portalnya ini, kemudian kami minta juga untuk dibuatkan Pos Jaga dan memperhatikan biaya operasional kami,”pintanya.

 

 

Untuk diketahui, hingga saat ini Pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Labuhanbatu belum memiliki Peraturan Bupati (Perbup) dan Peraturan Daerah (Perda) tentang larangan truk masuk kota Rantauprapat. Padahal, pihak Komisi 4 DPRD Labuhanbatu siap menampung, jika pihak Dishub mengajukan Perbup dan Perda yang diajukan.

 

Baca juga:  Parah, Jalan Sei Tawar Depan Kantor Lurah Binaraga Seperti Waterpark

 

“Dishub yang mengajukan rancangan Perbup dan Perda kepada kami. Karena, itu merupakan tugas Dishub. Kalau kami, pada prinsipnya setuju jika dibuat Perbup dan Perda. Supaya, truk yang masuk kota dikenakan Retribusi,” Ucap Anggota Komisi 4 DPRD Labuhanbatu Maisyarah saat diminta tanggapannya tentang pengajuan Perbup dan Perda.(anditan)

Komentar Facebook