Tidak Mau Memikirkan Nasib Warga, Netizen Bully Dishub Labuhanbatu

Sejumlah Komentar Netizen di Media Sosial Facebook

RANTAUPRAPAT–Buruknya kinerja Kepala Dinas Perhubungan Labuhanbatu Tuahta Saragih terkait larangan truk masuk kota membuat sejumlah Netizen marah.

 

Setelah mendapat kritikan melalui Media Online, pihak Dishub akhirnya menugaskan anggotanya untuk berjaga di lima titik seperti Simpang Sirandorung, Simpang Kompi, Aek Matio, Simpang Hokli dan Jalan Tenis pada Selasa kemarin.

 

Akun facebook Lubis Ranto memberikan kritikan bahwa penjagaan yang dilakukan Dishub sudah terlambat.

 

Baca juga:  Terkait Jalan Rusak Sirandorung, Plh Bupati Labuhanbatu Tanggapi Keluhan Masyarakat

“Terlanjur rusak jalannya baru dijaga,”tulisnya.

 

Ada juga yang memberikan komentar untuk tidak mempercayai omongan pejabat, yang sama hal nya dengan mendengar suara kentut.

 

“Omongan pejabat jgn pernah dipercaya..lebih baik dengar suara kentut yg pasti bauk,”tulis akun facebook Indra Mukhtar Dalimunthe.

 

Sementara itu dari akun yang bernama Donny Akbar sangat menyayangkan truk yang masuk di seputaran Jalan Masjid Rantauprapat.

 

Baca juga:  Ambil Peran Lawan Virus Corona, SDGs Sumut Serahkan Donasi Nutrisi Ke RS. Adam Malik

“Cemmana ini..udah lewat jalan mesjid truck nya,locah lah nanti jalan kampung kita ini,”tulisnya.

 

Komentar dari Donny Akbar mendapat tanggapan dari Netizen lain yang mengatakan Jalan Masjid tidak layak dimasuki truk besar.

 

“Mari kita mulai dari jalan mesjid..kerena jln mesjid tak layak dimasuki truck besar,”tulis akun facebook Ilhamsyah Harahap.

 

Baca juga:  RS GL Tobing Dipastikan Beroperasi Besok untuk Pasien Covid-19

Namun, dari hasil pantauan di lapangan pada Rabu (03/03/2021) sekira pukul 10:00 Wib, petugas yang berjaga di Simpang Sirandorung tidak terlihat sama sekali, ini menunjukan bahwa pihak Dinas Perhubungan Labuhanbatu tidak serius menanggapi keluh kesah masyarakat akibat bebasnya truk masuk kota Rantauprapat.(anditan)

Komentar Facebook