Diduga Terima Upeti, Dishub Enggan Ajukan Perda Larangan Truk Masuk Kota

Truk Tonase Tinggi Memasuki Jalan SM Raja Senin (08/03/2021)

RANTAUPRAPAT–Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Labuhanbatu Tuahta Saragih hingga saat ini masih diam dan jalan ditempat, terkait belum adanya pengajuan Peraturan Daerah (Perda) ke DPRD Labuhanbatu untuk larangan truk bertonase tinggi memasuki kota Rantauprapat.

 

Hal ini menjadi tanda tanya di kalangan masyarakat Labuhanbatu, apakah Dishub mendapat setoran atau upeti dari pengusaha yang truknya bebas keluar masuk kota.

 

“Kenapa pihak Dishub tidak ada ajukan Perda itu, apa memang mereka menerima upeti dari pengusaha tersebut,”jelas Ahmad yang merupakan warga Sirandorung Senin (08/03/2021).

 

Jika memang Dishub tidak ada menerima upeti. Kata Ahmad, silahkan ajukan Perda terkait larangan truk masuk kota, agar keresahan masyarakat selama ini dapat teratasi.

 

Baca juga:  Tak Kunjung di Bayarkan, Mahasiswa Keluhkan Uang Program Beasiswa dari Pemkab Labuhanbatu

“Silahkan ajukan Perda itu ke dewan kalau memang tidak ada mereka terima setoran, kenapa dishub harus takut, ini keluhan masyarakat dan Pemda seharusnya mendengar keluh kesah masyarakat banyak,”katanya.

 

Bahkan, Ahmad mengatakan jika apa yang dilakukan Dishub menjaga di titik tertentu tidak berpengaruh. Pasalnya, hingga saat ini truk masih bebas saja keluar masuk kota Rantauprapat.

 

“Apa gunanya mereka jaga di setiap simpang di lima titik itu, yang kami minta ajukan Perda agar truk dilarang masuk kota, dijaga pun tetap saja masuk truk di SM.Raja dan Simpang mangga,”ucapnya.

 

Baca juga:  Jalan Rusak Sepanjang 2 Km di Sunggal Tak Kunjung Diperbaiki

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Labuhanbatu Abdul Karim Hasibuan meminta kepada Pemerintah Daerah melalui Dinas Perhubungan agar segera mengajukan Perda tersebut.

 

“Mereka harus segera ajukan Perda itu, masyarakat sudah cukup resah, semua ini kita lakukan agar truk bertonase tinggi tidak masuk kota lagi, karena truk itu cukup membahayakan pengguna jalan lain,”pintanya.

 

Karim juga menegaskan akan memanggil kembali Kadishub Labuhanbatu Tuahta Saragih untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi 4 DPRD Labuhanbatu.

 

Baca juga:  Unjukrasa Warnai Pelantikan DPRD Labuhanbatu

“Kita akan jadwalkan kembali pemanggilan Kadishub, nanti saya komunikasikan kembali kepada kawan-kawan di komisi 4, ini jangan dibiarkan terus berlarut,”tegasnya.

 

Untuk diketahui, hingga saat ini truk bertonase tinggi masih bebas memasuki kota Rantauprapat, termasuk Jalan Sirandorung, Jalan SM. Raja, Jalan Simpang Mangga Bawah, Jalan Urip dan dan Aek Matio meski petugas Dishub sudah menjaga di titik tertentu.(anditan)

Komentar Facebook