Tanggapi Aduan Masyarakat, Satnarkoba Polres Labuhanbatu Tangkap Pengguna Sabu

Ketiga Pelaku Diamankan di Mapolres Labuhanbatu

RANTAUPRAPAT–Menindaklanjuti aduan masyarakat melalui layanan Nomor Hotline Satnarkoba yang berbunyi “Bandar sabu yang ada di kampung saya yang kini sedang merajalela, Kecamatan Kualuh Leidong, Desa Kelapa Sebatang, yang saat ini sedang banyak orang jual sabu di kampung saya, saya hanya bisa bagi informasi, tolong bantu kampung kami pak”.

 

Tim Satnarkoba Polres Labuhanbatu yang dipimpin Kanit Idik I IPDA Sarwedi Manurung pada Rabu (24/03/2021) melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus tiga orang di sebuah rumah Dusun Binaan Pasar II, Desa Teluk Pule Dalam/Kelapa Sebatang, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara.

 

Baca juga:  Evi Novida Ginting dan Ketua KPU RI Datangi DKPP

“Kita mendapat aduan dari masyarakat, Tim bergerak cepat dan berhasil meringkus 3 Terduga di sebuah rumah,” Ucap Kasat Narkoba Kamis (25/03/2021).

 

Kasat menjelaskan, ketiga terduga adalah Linklon Sinaga Alias Bajang (31) warga Teluk Pule Dalam, Basori Alias Ibas (29) warga Lorong I Dusun Purwosari dan pemilik rumah Sumardi Alias Midit (39).

 

Baca juga:  Polres Labuhanbatu Berangkatkan 9 Pecandu Narkoba Untuk Rehabilitasi

“Dari hasil pemeriksaan terhadap terduga, kita berhasil menyita barang bukti berupa narkotika jenis sabu seberat 0.16 Gram, 1 buah bong dan kaca pirex serta 2 unit Hp,”Jelasnya.

 

Dari hasil interogasi. Kata Kasat, terduga menerima narkotika sabu tersebut dari pemasok berinisial U. Namun, pada saat dilakukan pengejaran, tim tidak berhasil menemukan pelaku, diduga sudah diketahui pelaku dari kaki tangan nya.

 

Baca juga:  Ikuti Apel Pencanangan Zona Integritas,  Kejari Sibolga Jalankan Motto SIAP dan BISA 

“Bajang ini merupakan residivis kasus yang sama dan pernah di penjara selama 6 tahun, sementara Ibas pernah dipenjara pada tahun 2011 lalu dalam kasus pencurian,”Katanya.

 

Terhadap ketiga tersangka dikenakan Pasal 114 Sub Pasal 112 Jo Pasal 132  UU RI No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.(anditan)

Komentar Facebook