Diduga Lakukan Penggelapan, Oknum Pimpinan BRI Cabang Rantauprapat di Polisikan

RANTAUPRAPAT–Pimpinan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Rantauprapat Ucok Rajab Pohan dilaporkan ke Polres Labuhanbatu terkait Dugaan Penggelapan Dalam Jabatan kepada Pegawai Tetap Evo Syahdiba dengan total kerugian mencapai Rp.109.089.730 dengan Laporan Polisi Nomor : LP /565 / III/ 2021/ SPKT RES-LB.

 

Dalam salinan putusan Kasasi Mahkamah Agung RI atas perkara Hubungan Industrial No: 1203 K/Pdt.Sus-PHI/2020 jo. 206/Pdt.Sus-PHT/2019/PN Mdn, maka pada hari Rabu 17 Maret 2021 MA memutuskan kepada pihak Bank BRI Cabang Rantauprapat untuk melakukan pembayaran uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak an. Evo Syahdiba sebesar Rp.109.089.730 dengan rincian sebagai berikut:

 

Baca juga:  Penemuan Sesosok Mayat Bersimbah Darah Menggemparkan Warga Negeri Lama

1 Uang Pesangon 2 x 8 x Rp.4.992.665 

2 Uang Penghargaan 3 x Rp.4.992.665

3 Uang Pengganti Hak 15% x Rp.94.860.635

 

Kemudian, pada tanggal 17 Maret 2021 Evo Syahdina diundang ke Kantor BRI Cabang Rantauprapat untuk melakukan pembayaran pesangon. Namun, pihak Bank BRI sampai saat ini belum melakukan realisasi pembayaran pesangon tersebut.

 

Selanjutnya, berdasarkan kesepakatan dengan Sdr Evo Syahdiba, bahwa pembayaran uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak tersebut dilakukan melalui rekening BRI Norek 5356.01.024663.53.3 an Evo Syahdiba Siregar.

 

Baca juga:  Dua Pengedar Ganja Dibekuk Satnarkoba Polres Labuhanbatu

Atas permasalahan ini, Evo Syahdiba meminta kepada pihak Bank BRI Cabang Rantauprapat untuk segera melakukan pembayaran pesangon sesuai surat putusan dari Mahkamah Agung (MA).

 

“Semua ini sudah jelas menurut putusan dari MA bahwa, pihak Bank Wajib membayarkan pesangon saya,”Pintanya saat ditemui Minggu (28/03/2021).

 

Evo mengatakan bahwa apa yang dialaminya ini merupakan korban penggelapan yang dilakukan oleh Pimpinan Cabang BRI Rantauprapat.

 

Baca juga:  Ops Antik Toba 2021, Sebanyak 126 Kasus Berhasil Diungkap Polres Labuhanbatu

“Ini penggelapan, kami sudah laporkan perkara ini ke Polres Labuhanbatu, karena putusan MA jelas pihak Bank wajib membayarkan pesangon ini,”Jelasnya.

 

Dalam hal ini. Kata Evo, dirinya masih menunggu itikad baik dari Bank BRI untuk segera membayarkan pesangon atau haknya.

 

“Kami masih menunggu itikad baik dari pihak Bank BRI Cabang Rantauprapat untuk segera merealisasikan pembayaran pesangon ini, jika tidak kami akan terus melanjutkan proses ini ke ranah hukum,”Katanya.(Tim)

Komentar Facebook