Terima Informasi Dari Masyarakat, Satnarkoba Polres Labuhanbatu Ringkus Warga Labura

Ketiga Tersangka Diamankan di Mapolres Labuhanbatu

RANTAUPRAPAT–Mendapat aduan dari nomor hotline, Satnarkoba Polres Labuhanbatu berhasil meringkus seorang pengedar dan dua orang pemakai terduga pelaku tindak pidana narkotika.

 

Penangkapan ketiga tersangka menindaklanjuti aduan masyarakat terkait peredaran narkoba pada Minggu (28/03/2021), Selanjutnya, Tim yang dipimpin Kanit Idik I IPDA Sarwedi Manurung bergerak cepat dan berhasil meringkus Purwadi Alias Wadi (31) Warga Dusun Sukatani, Kecamatan Kualuh Leidong, Hendrik Siburian Alias Hendrik (21) Warga Desa Teluk Pulai Dalam, Kecamatan Kualuh, dan Rikson Pasaribu Alias Joni (41) Warga Dusun Hamonangan, Desa Teluk Pulai Dalam, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara.

 

Baca juga:  Tekab Polres Labuhanbatu Ringkus Spesialis Jambret Rantauprapat

“Dari hasil interogasi, tersangka mengaku mendapat barang tersebut dari teman nya berinisial N,”Ucap Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu Rabu (31/03/2021).

 

Pada saat pengembangan terhadap N. Jelas Kasat, sempat terjadi perlawanan terhadap keluarga dan masyarakat sekitar dengan cara menghalangi petugas dan terjadi intimidasi dan mencekik leher Katim Opsnal AIPDA Sastrawan Ginting dan masyarakat melempari petugas sehingga kaca mobil petugas pecah.

 

“Sempat terjadi perlawanan, petugas melepas tembakan ke udara dan di bantu Polsek Kualuh Hilir serta kepala desa dan berhasil membawa ketiga tersangka,”Jelasnya.

 

Baca juga:  Banyak IMB Bermasalah, Pemuda LIRA Medan Geruduk Dinas PKP2R Medan

Dari hasil interogasi, sambung kasat, tersangka Ricson Pasaribu merupakan residivis dengan kasus perjudian pada tahun 2010 dan divonis 3 bulan penjara.

 

“Ricson ini merupakan residivis yang sudah tiga bulan menjalankan bisnis haram nya untuk menghidupi 5 anak dan 3 istrinya ini dengan keuntungan 100 ribu setiap gram narkoba yang dijualnya,”Tutup Kasat.

 

Dari ketiga tersangka, Petugas berhasil menyita barang bukti berupa 2 buah Plastik klip diduga berisikan sabu seberat 1.06 Gram, 1 plastik klip berisi kristal putih diduga narkoba jenis sabu seberat 0.26 grm brutto, 1 buah Kaca pirek bekas berisi diduga narkotika jenis sabu seberat 1.60 gram bruto, 1 bua bong alat hisap sabu, 1 unit HP dan satu lembar uang kertas pecahan Rp.50.000 sisa hasil jual beli narkoba jenis sabu.

 

Baca juga:  Fraksi Golkar DPRD Sumut: Cabut Izin Galian C di Langkat

Terhadap ketiga tersangka dikenakan Pasal 114 Sub Pasal Pasal 112 JO 132 ayat (1) Subs 127 ayat (1) huruf A dari UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.(anditan)

Komentar Facebook