Dana Desa di Desa Sipan Dimanfaatkan untuk Penanggulangan Covid-19

Pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa yang diserahkan oleh Camat Sarudik. Foto: istimewa
Pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa yang diserahkan oleh Camat Sarudik. Foto: istimewa

Tapteng, Masa Pandemi Covid-19 yang melanda Dunia, khususnya Indonesia membuat aktifitas warga lumpuh total. Akibatnya, perekonomian masyarakat terpuruk, untuk mengantisipasi keterpurukan perekonomian masyarakat ini, pemerintah Indonesia secara terus menerus mengucurkan bantuan kepada masyarakat.

Petugas penyemprotan Disinfektan di Desa Sipan dengan APD saat hendak melakukan penyemprotan. Foto: istimewa
Petugas penyemprotan Disinfektan di Desa Sipan dengan APD saat hendak melakukan penyemprotan. Foto: istimewa

Bukan hanya itu, lewat Dana Desa pemerintah pusat khususnya kementerian Desa juga menginstruksikan seluruh desa agar mengalokasikan Dana Desa untuk penanggulangan Covid-19, baik berupa penyemprotan disinfektan, maupun pembagian masker dan pemberian handsanitaizer kepada masyarakat.

“Sesuai instruksi, sebagian Dana Desa tahun 2020 kita alokasikan untuk pencegahan penyebaran virus corona saat itu, di Desa kami dilaksanakan dua kali seminggu penyemprotan disinfektan kerumah-rumah warga, jalan dan rumah ibadah termasuk sekolah. masker dan handsanitaizer juga kita bagikan tiap rumah tangga,” ucap Agus Hutagalung selaku Kepala Desa Sipan, Sabtu (17/4/2021).

Baca juga:  Digugat, KPU Sumut Tegaskan JR Saragih Tak Penuhi Syarat
Pembangunan wisata kolam berenang di Desa Sipan Sihaporas yang dikerjakan tahun 2020. Foto: istimewa
Pembangunan wisata kolam berenang di Desa Sipan Sihaporas yang dikerjakan tahun 2020. Foto: istimewa

Menurut pengakuan Agus, Desa mereka yang berada di Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara itu juga menampung pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dibagikan kepada 42 kepala keluarga yang dianggap terdampak Covid-19, namun data itu berubah setelah turunnya bantuan dari kementerian sosial.

Baca juga:  HUT RI ke 69, 6 Napi Lapas Rantauprapat Bebas

“Kita bagikan BLT dan sembako kepada warga kita, kalau BLT sekitar 42 kk, penerima sembako sebanyak 80 kk, dan di pintu masuk kita bangun posko covid,” bebernya.

Selain untuk penanggulangan Covid di tahun 2020 lalu, Dana Desa juga mereka manfaatkan untuk pemberian makanan tambahan ibu hamil sebanyak 10 orang,

Baca juga:  Awasi Peredaran Apel Amerika, Disperindag Siantar Sidak Toko Buah

makanan tambahan untuk balita sebanyak 110 orang dan pemberian Honor posyandu dengaan jumlah penerima sebanyak 5 orang.

“Fisik yang kita kerjakan tahun 2020 adalah pengembangan wisata dusun I dengan membangun kolam berenang dan pembangunan parit didusun III. Wisata kita selama 4 bulan sejak covid menyebar sempat kita hentikan sesuai instruksi dari pemerintah pusat. Setelah dinyatakan agak tenang, baru kita buka kembali dengan memperketat protokol kesehatan,” pungkasnya. (Romp)

Komentar Facebook