Pilkada Labuhanbatu, Pasangan ERA Harus Bentuk Tim Transisi

Rantauprapat- Pemilihan Suara Ulang di Kabupaten Labuhanbatu telah usai. Pasangan Erik Adtrada-Elya Rosa (ERA) mendulang suara maksimal dengan mengungguli pasangan petahani Andi Suhaimi-Faisal Amri (ASRI).

Namun ada catatan tak kalah penting yang harus diperhatikan pasangan ERA. Yakni pola komunikasi yang baik demi menciptakan pemerintahan yang baik ke depan.

Menyikapi hal itu, Pengamat Politik Universitas Sumatera Utara Dr (Cand) Faisal Andri Mahrawa S.IP, MSi punya pendapat menarik. Diwawancarai wartawan, Sabtu (1/5/2021), Faisal mendorong agar pasangan ERA segera membentuk tim transisi.

Baca juga:  Walikota Tanjungbalai Pakai Rompi Oranye

“Setelah penetapan oleh KPU, Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu terpilih disarankan untuk membentuk Tim Transisi,” kata Faisal Mahrawa (foto).

Dosen Ilmu Politik FISIP USU itu menilai , Tim Transisi penting untuk membantu menyiapkan segala sesuatu jelang dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati.

“Yang lebih penting lagi tugas tim ini adalah untuk melakukan sinkronisasi visi misi dan program unggulan dengan kesiapan OPD yang ada,” ujar Faisal.

Menurutnya, keberadaan tim transisi sangat dibutuhkan untuk memuluskan proses peralihan kepemimpinan dari yang lama kepada yang baru. Ketika ada pemerintah baru, maka dibutuhkan proses transisi.

Baca juga:  Dukung Pasangan Bobby – Aulia, Paguyuban Pasundan Titip Pengembangan Inovasi Pendidikan

Namun, sambungnya, proses transisi ini bukanlah hal mudah, tentu saja dibutuhkan komunikasi yang baik dari berbagai pihak supaya proses transisi berjalan mulus.

Dia menyarankan Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbtu terpilih menunjuk timnya yang dianggap punya kompetensi dan kapabilitas. Orang yang bertugas menerjemahkan visi misi ke dalam program-program konkret yang akan dijalankan ke depan termasuk sinkronisasi dengan program OPD yang sedang berjalan.

Baca juga:  Cerita Unik Ibu-Ibu Pengajian Belawan: Berawal dari Instagram, Lalu Sampai ke Rumah Kolaborasi

“Tim transisi didedikasikan untuk memetakan masalah apa saja yang ada di pemerintahan selama ini sekaligus menyelaraskan dengan aspirasi masyarakat yang diterima selama kampanye,” urai Faisal Mahrawa.

Catatan lainnya, hal ini bukanlah sebuah keinginan untuk menafikan yang sudah ada.

“Bupati dan Wakil Bupati terpilih harus dengan rendah hati menjalankan program yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat luas yang masih berjalan,” tukas Faisal Mahrawa. (Wiji Gatsu)

 

Komentar Facebook