Hadirkan PGI Sumut dan Tokoh NU, Badko HMI dan GMKI Sumut Gelar FGD Perkokoh Moderasi Beragama

Medan – Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sumatera Utara bersama Kordinator Wilayah Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “pemeliharaan kemananan dan ketertiban masyarakat dengan pengarusutamaan moderasi beragama dalam memperkokoh NKRI”, yang dilakasanakan tepatnya di Stadion Cafe Medan, Kamis (8/7/2021).

Kegiatan FGD digelar dengan Protokol Kesehatan juga diikuti puluhan peserta melalui zoom meeting bertemakan Pemeliharaan Keamanan Dan Ketertiban Masyarakat Dengan Mengarusutamakan Moderasi Beragama Dalam Memperkokoh NKRI.

Hadir sebagai narasumber Ketua Badko HMI Sumut Alwi Hasbi Silalahi, Korwil I PP GMKI Hendra Leonardo Manurung, Ketua PW RMI NU Sumut/Asosiasi Pondok Pesantren NU Sumut Dr. Arifuddin Muda Harahap, M. Hum, serta Ketua PGI Wilayah Sumut Pdt. Eben Siagian.

Baca juga:  Inalum Bantu 150 Rumpon di Desa Medang dan Gambus Laut

HMI dan GMKI sepakat menyampaikan dalam moderasi beragama lihatlah cipayung. Demi memperkokoh NKRI, masyarakat harus bijaksana melihat dan mengambil sikap terutama dalam kontkes beragama.

Alwi Hasbi Silalahi menyampaikan seluruh agama melarang perpecahan dan mengajarkan pemahaman kedamaian dalam kehidupan sehari baik beragama dan bernegara.

“Pemahaman tersebut sejalan dengan HMI yang menjaga agama dan negara dari sekelompok orang yang berusaha merusak dan memecah belah NKRI,” ujar Ketum Badko HMI Sumut.

Baca juga:  Pasca Dilantik, Forum Pemuda Labura Ingatkan Kabag Kesra Tuntaskan Persoalan Beasiswa

Korwil GMKI Sumut juga menambahkan masyarakat belum sepenuhnya menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Ditambah lagi peristiwa-peristiwa berdarah yang diakibatkan suhu konstalsi perpolitikan, dan itu sudah banyak terjadi.

Konflik Umat beragama ? Akar rumput bagaimana. tanya Hendra Leonardo Manurung.

“Kaum muda busa melakukan hal besar untuk menawarkan kebersamaan dalam hal ini,” tegas Hendra yang dikenal sebagai Ketua Korwil GMKI Sumut.

Dari sisi pemuka agama yang diawali dari Pdt. Eben Siagian memulai dari NKRI apakah sudah kokoh? tanya Ketua PGI Sumut tersebut.

“Moderasi ditafsirkan sebagai kesedangan, sedang, dan tidak lebih dan tidak kurang atau didalam KBBI diartikan sebagai pengurangan keerasan dan tidak ekstrim ” jelas Pdt. Eben Siagian.

Baca juga:  PMP Asahan : Audit Penggunaan Dana Covid-19

Moderasi beragama bisa disimpulkan sebagai mengedepankan keseimbangan, sikap, dan juga pandangan.

Pada ajaran kristen Pdt Eben menyampaikan

dalam Mat 22:37 “Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu dan segenap jiwamu. Kasihilah temanmu, kasihilah musuhmu, dan berdoalah bagi yang menganiaya kamu”.

Pdt. Eben juga menyimpulkan bahwa warga negara indonesia yang menanut pancasila sudah pasti bertuhan.

“Bagi yang tidak beragama yang dapat memberikan kehancuran dan perpecahan.(Ari)

Komentar Facebook