Lebih Dekat Dengan Pangkotrad Di Sumut

Medan- Pangkalan Olahraga Tradisional (Pangkotrad) kian dikenal luas di Sumatera Utara. Terlebih setelah puncak acara Bulan Permainan Rakyat & Olahraga Tradisional (BPR-OT) yang dilaksanakan bersama Ketua TP PKK Provsu, Hj Nawal Lubis awal pekan lalu.

Tapi, sebelum puncak acara BPR OT yang digelar di Rumah Dinas Gubsu itu, Pangkotrad telah lebih dulu digeber di beberapa titik di Kota Medan. Pandemi dan pemberlakuan PPKM menjadi kendala kenapa akhirnya Pangkotrad di Medan belum massif.

Barulah beberapa bulan lalu, Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) Sumut yang menginisiasi Pangkotrad ini, merambah ke Kabupaten Deliserdang.

Baca juga:  Hankook Tire Kawal Pelanggan Fleet Customer Hindari ODOL pada Kendaraan Niaga

Bersama anak-anak muda di Desa Beringin, Kecamatan Beringin Kabupaten Deliserdang, pelaksanaan Pangkotrad diawali di salahsatu Sekolah Dasar Negeri di dusun yang ada di desa tersebut.

Setelahnya, KPOTI Sumut dan Pengurus Pangkotrad Beringin melakukan roadshow membumikan, melestarikan serta menggali permainan rakyat & olahraga tradisional di 8 dusun yang ada di Desa Beringin.

Berbicara tentang Pangkotrad ini, tentu masih banyak dari kita yang belum memahaminya. Untuk lebih memahaminya, berikut data dan fakta terkait Pangkotrad:

Baca juga:  Stafsus Presiden Tawarkan Program Kolaborasi ke Milenial Sumut

-Pangkotrad merupakan singkatan dari Pangkalan Olahraga Tradisional yang menjadi bagian dari Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI)

-Di Provinsi Sumut, Pangkotrad diinisiasi pertama kali oleh Pengurus KPOTI Sumut

-Pangkotrad punya 3 tiga ruang lingkup. Yakni Pangkotrad Sekolah yang berkedudukan di tiap sekolah, Pangkotrad Desa yang berkedudukan di tiap desa serta Pangkotrad wisata yang ada di tiap-tiap daerah tujuan wisata

-Kegiatan yang ada dalam Pangkotrad ini yakni memainkan permainan rakyat dan olahraga tradisional seperti egrang, terompah, egrang batok, patok lele, tarik tambang, rangku alu dan ribuan permainan rakyat lainnya khas Sumut.

Baca juga:  Pertama di Indonesia, Galeri Permainan Rakyat Hadir di Kota Medan

-Pangkotrad juga menjadi garda terdepan dalam pertahanan budaya yang dalam aktivitasnya turut menggali, mendata, menggali, memasalkan, melestarikan dan membumikan permainan rakyat & olahraga tradisional.

-Pangkotrad membantu pemerintahan desa dalam melakukan pendataan dan pengembangan kearifan lokal

-Pangkotrad menjadi central bermain anak-anak dengan permainan rakyat & olahraga tradisional sehingga tidak melulu bermain gadget atau smartphone.
(Wiji Gatsu)

Komentar Facebook